Jika kita tarik garis lurus dari BOT hingga hari ini, muncul jejak yang sama: pola pemborosan yang berulang, pengawasan komisaris yang lemah, direksi yang gagal menjalankan peran, dan vendor yang seolah menjadi lingkaran tetap. Pada titik inilah muncul pertanyaan paling penting:
Mengapa kilang LPG yang secara ekonomis sangat potensial malah tidak pernah menyumbang PAD signifikan?
Jangan-jangan efisiensi sengaja diletakkan di kursi belakang. Jangan-jangan penurunan kinerja bukan karena tidak mampu mengelola aset migas, tetapi agar jalur-jalur tertentu tetap mengalir tanpa gangguan: pengadaan, jasa konsultan, maintenance, sampai penjualan LPG.
Inference paling kuatnya: potensi kerugian negara bukan hanya pada angka rupiah, tetapi pada hilangnya potensi pendapatan daerah selama hampir dua dekade.
Itu yang membuat BBWM harus dibuka pintu per pintu. Karena dari pintu 6–15, terlihat pola yang cukup jelas: kebocoran bukan sebuah kecelakaan, melainkan sistem.
Rekomendasi tindakan segera
Untuk APH:
1. Bentuk tim khusus gabungan Kejaksaan, Polri, KPK;
2. Gunakan UU Tipikor: pasal 2 dan 3 sudah cukup kuat;
3. Fokus pada bukti mudah yakni pengadaan tanpa lelang, dokumen tidak lengkap
4. Lindungi whistleblower sebagai kunci keberhasilan investigasi
Untuk Pemkab Bekasi:
1. Buka semua data untuk transparansi total,
2. Bekukan pejabat guna cegah penghilangan bukti;
3. Gandeng auditor independen untuk audit forensik menyeluruh
Untuk masyarakat:
1. Awasi proses guna public pressure;
2. Laporkan informasi wujudkan whistleblowing system
3. Minta akuntabilitas: demand transparency.
Penutup: titik balik untuk Bekasi
Ini bukan lagi tentang BBWM semata. Ini tentang masa depan tata kelola BUMD di Indonesia. Jika BBWM bisa diperbaiki dengan penegakan hukum yang tegas, maka ini akan menjadi preseden baik.
Pilihan di tangab APH sekarang, jika diam berarti membiarkan kerugian negara terus terjadi. Jika bergerak: bisa menyelamatkan aset rakyat dan membangun preseden baik.
IAW siap mendukung konstruktif, waktunya bertindak! Waktunya menyelamatkan BBWM dari kehancuran total.
Senin 1 Desember 2025
Disclaimer: Opini ini di luar tanggung jawab redaksi






Tinggalkan Balasan