Megapolitan.co – Insiden Dirut Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi, Ali Imam Faryadi, yang tertidur saat rapat pembahasan penyertaan modal di DPRD Kota Bekasi, terus memantik kritik keras dari banyak kalangan.
Alih-alih membahas akar persoalan, respons Pemkot Bekasi dan Perumda Tirta Patriot justru dinilai melenceng jauh dari substansi.
Direktur Eksekutif Center Budget for Analisis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai langkah Perumda dan Pemkot Bekasi yang lebih sibuk mencari siapa penyebar video, sebagai tindakan yang tidak tepat.
Menurutnya, yang seharusnya menjadi fokus utama dan mendasar bagi pihak Perumda, yakni mengapa seorang pejabat setingkat dirut bisa tertidur di tengah rapat penting.
“Seharusnya Perumda Tirta Patriot dan Pemkot Bekasi selaku pemilik modal masuk ke substansi persoalan masalah, yaitu kenapa dia tidur saat rapat. Ini kan persoalan yang sangat krusial. Pemkot Bekasi bahkan meminta evaluasi terhadap Sekretariat DPRD terkait beredarnya video tersebut,” ujar Uchok, Kamis (27/11/2025).
Ia mendorong agar Pemkot Bekasi mengambil langkah tegas melalui audit menyeluruh untuk memastikan tidak ada pelanggaran dalam proses rapat tersebut.
“Harus audit forensik. Kenapa peristiwa saat rapat penyertaan modal, kenapa Dirut Perumda Tirta Patriot tertidur?” tegasnya.
Namun yang membuatnya lebih geram adalah sikap Anggota DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, yang justru memberikan pembelaan terbuka terhadap Dirut. Sikap tersebut dinilai bertolak belakang dengan fungsi DPRD sebagai lembaga pengawasan.
“Kapasitasnya apa dia membela dirut PDAM Tirta Patriot? Apakah Misbah telah mengambil alih fungsi humas Pemkot Bekasi? Seharusnya tidak seperti itu,” kritik Uchok.




Tinggalkan Balasan