Megapolitan.co – Direktur Utama Perumda Tirta Patriot, Ali Imam Faryadi alias Aweng, akhirnya mengakui dirinya memang tertidur saat rapat pembahasan penyertaan modal bersama DPRD Kota Bekasi.

Pengakuan ini praktis mematahkan pernyataan Sekretaris Pansus, Misbahudin, yang sebelumnya mengklaim bahwa Aweng tertidur saat jeda salat ashar, bukan di tengah jalannya rapat.

Fakta video yang beredar, jelas memperlihatkan Aweng terlelap ketika rapat masih berlangsung. Dan kini, pengakuan sang Dirut mengonfirmasi, bahwa bantahan Misbahudin tidak sesuai kenyataan.

Pakar komunikasi publik STIKOM Bandung, Asep Suparman, menilai perbedaan pernyataan tersebut justru memperlihatkan lemahnya tata komunikasi di internal pemerintahan Kota Bekasi.

“Pernyataan Misbahudin yang berbeda dengan pengakuan Aweng menunjukan lemahnya komunikasi yang dibangun antara legislatif dan eksekutif,” kata Asep kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Dirut PDAM Tirta Patriot tertidur pulas saat berlangsungnya Rapat Ekspose Raperda Penyertaan Modal. (Istimewa)

Ia bahkan mendesak MKD DPRD Kota Bekasi memanggil Misbahudin untuk meminta klarifikasi atas pernyataannya yang dinilai menyesatkan publik.

“Apakah patut ditiru anggota dewan yang memberikan pernyataan bohong? Masyarakat juga harus tahu bahwa wakil rakyatnya itu pembohong. Bagaimana diamanatkan hal yang lebih besar, berbicara fakta yang terjadi di depan mata saja berbohong. Dewan seperti itu tak layak untuk dipilih kembali,” tegasnya.

Di tengah kritik yang mengalir, Aweng menyampaikan permintaan maaf setelah video dirinya tertidur dalam RDP bersama DPRD Kota Bekasi menjadi viral. Ia mengaku kejadian itu murni karena kelelahan.

“Secara pribadi saya menyampaikan permohonan maaf, apabila kelalaian tersebut telah memiliki satu kegaduhan,” ujarnya.

Dirinya juga berdalih, kala itu kondisi fisiknya sedang drop setelah menjalani rangkaian aktivitas padat.

megapolitanco
Editor