Kerja bersama antara Pemda, TNI, Polri, dan masyarakat setempat turut disebut sebagai faktor yang mempercepat progres pemulihan sistem kelistrikan di Sumut.
Akademisi Fauzan Luthsa menilai capaian tersebut patut dicatat sebagai contoh pemulihan cepat yang jarang dicapai negara lain.
Ia bahkan membandingkannya dengan kejadian di California yang butuh hampir sebulan untuk memulihkan kelistrikan.
“Tak bisa dipungkiri kinerja PLN kita patut diapresiasi,” ujarnya.
Sementara Jojo mengapresiasi pernyataan Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo yang menyebut, bahwa per Jumat 5 Desember 2025, aliran listrik bagi lebih dari 92 ribu warga Sibolga dan Tapanuli Tengah telah kembali normal.
“Saya aplaus dan apresiasi kinerja PLN,” ucap Jojo.
Para narasumber sepakat bahwa penyalaan kembali listrik hampir 100 persen merupakan bukti meningkatnya daya tanggap infrastruktur nasional dalam menghadapi krisis.
Diskusi ditutup dengan doa bagi keselamatan para petugas dan pemulihan penuh wilayah Sumatra yang masih berpacu dengan kondisi cuaca ekstrem.






Tinggalkan Balasan