Selain itu, Indosat HiFi Air juga Affordable dari segi harga. Sehingga sangat pas dengan kemampuan keuangannya sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Internetnya itu cepat dan stabil terus harganya lumayan murah. Jadi membantu buat orang yang punya usaha atau jualan,” katanya.

Bakso Wahyu sendiri sejauh ini banyak digemari masyarakat di sekitar Jalan Ratna, Jatiasih sebab rasanya yang enak.

Wahyu bercerita, rasa baksonya yang enak tidak bisa dilepaskan dari resep yang diwariskan almarhum ayahnya yang masih dipertahankan sampai saat ini. Selain itu, Bakso Mas Wahyu juga dibuat dari bahan baku pilihan terutama daging sapi sebagai bahan baku utama dalam pembuatan bakso.

Ia mengatakan, sengaja memilih daging sapi kualitas yang baik untuk menciptakan rasa yang khas. Dan yang tak kalah penting adalah ekstra tetelan di setiap menu bakso yang dijual.

Ekstra tetelan inilah yang membuat rasa bakso semakin lezat dan nikmat sehingga menggugah selera siapa saja yang menyantapnya.

Selain diolah dari bahan baku pilihan, terutama daging sapi, Bakso Mas Wahyu juga memberikan ekstra tetelan di setiap menu yang dijual. (Megapolitan.co/Dok)

“Resepnya sama bahan-bahannya itu kita jaga betul mas, jadi rasanya itu khas. Apalagi kita tambah extra tetelan di setiap porsinya, yang bikin bakso kita beda dari bakso lainnya,” katanya.

Setiap menu yang dijual di Bakso Mas Wahyu juga relatif terjangkau, mulai dari kisaran Rp17.000-Rp25.000 per porsinya tergantung jenis pesanan pelanggan.

“Kalau bakso itukan 17 ribu per porsinya kalau itu pake telor atau urat biasa. Tapi kalau urat super bisa sampai 25 ribu,” ujarnya.

Sebagai pelaku usaha, ia berharap Indosat ke depannya bukan saja menyediakan layanan internet saja.

Tapi membantu para pelaku UMKM sepertinya dari sisi promosi sehingga bisa membantu mendongkrak pendapatan para pelaku UMKM.

“Mungkin bukan cuma internetnya saja yang bagus. Tapi kalau bisa kita dibantu branding dan promosi usaha bagaimana agar semakin ramai,” ujarnya mengakhiri pembicaraan.

megapolitanco
Editor