Megapolitan.co – Puluhan santri Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Inayah, Kota Cilegon, Banten, diduga mengalami keracunan makanan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mengalami gejala mual, muntah, dan sakit perut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total terdapat sekitar 95 santri yang mengalami gejala serupa, meski tidak seluruhnya memerlukan perawatan intensif. Sebanyak 49 di antaranya dirasa di tiga fasilitas kesehatan.

Kondisi para santri yang dirawat tampak lemas. Mereka mengeluhkan mual hingga muntah-muntah setelah mengonsumsi makanan yang diduga berasal dari salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Petugas kesehatan terus melakukan penanganan terhadap para korban, sementara pihak kepolisian telah turun tangan untuk menyelidiki penyebab insiden tersebut.

Penyelidikan difokuskan pada kemungkinan adanya kelalaian dalam proses penyajian makanan.

Petugas Media Puskesmas Cibeber, Syenni Budiman, membenarkan adanya puluhan siswa yang dirawat akibat dugaan keracunan makanan.

“Kami menerima cukup banyak pasien dengan keluhan mual, muntah, dan nyeri perut. Saat ini semuanya sudah ditangani dan dalam pemantauan tim medis,” ujar Syenni, Jumat (17/4/2026).

Ia menambahkan, sebagian besar pasien dalam kondisi stabil, meski tetap membutuhkan observasi lanjutan untuk memastikan tidak ada komplikasi.

“Para siswa akan menjalani observasi lanjutan untuk memastikan tidak ada komplikasi lanjutan sebelum diperbolehkan pulang,” ucap Syenni.

Hingga kini, sampel makanan yang dikonsumsi para siswa juga tengah diteliti guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.