Megapolitan.co – Peringatan Nuzulul Qur’an bertema “Mewujudkan Al-Qur’an sebagai Rahmat Alam Semesta” yang digelar di Istana Negara, Selasa, 10 Maret 2026, berlangsung penuh khidmat dan sarat pesan kebangsaan.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada para ulama dan tokoh agama yang hadir, khususnya kepada cendekiawan Muslim Quraish Shihab yang memberikan ceramah singkat dalam acara tersebut.
Menurut Prabowo, pesan yang disampaikan Quraish Shihab memberikan pemahaman mendalam mengenai nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa, termasuk makna perdamaian serta pentingnya menyikapi perbedaan dengan sikap bijaksana.
“Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Quraish Shihab yang baru saja memberikan ceramah singkat kepada kita sekalian dan memberi pemahaman tentang hal-hal yang mendasar. Tentang arti damai, arti kedamaian, arti perdamaian, serta bahwa perbedaan bukanlah sesuatu yang harus mengarah pada perpecahan,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu 11 Maret 2026.
Prabowo juga mengaku tersentuh dengan penjelasan Quraish Shihab mengenai konsep keadilan serta hakikat kepemimpinan yang dipandang sebagai amanah besar dari Tuhan.
“Yang sangat besar artinya bagi saya adalah pencerahan dari beliau tentang keadilan, serta tentang takdir seorang pemimpin yang dipercaya oleh bangsa dan rakyat,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kekuasaan tidak semata-mata soal jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran demi kesejahteraan masyarakat.
“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa. Kekuasaan diberikan sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta sebagai tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat yang dipimpin,” tuturnya.
Sejak awal acara, suasana spiritual terasa ketika lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema di ruangan Istana. Bacaan tersebut dilantunkan oleh qari muda M. Zian Fahrezi, yang pernah meraih juara pertama dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an Internasional Al-Ameed ke-3 di Irak.
Zian melantunkan ayat-ayat dari Surah Al-Hasyr dengan suara merdu yang membuat para hadirin larut dalam suasana khusyuk, termasuk Presiden Prabowo yang menyimak dengan penuh perhatian.
Momen penuh kehangatan juga terlihat setelah tausiyah Quraish Shihab selesai disampaikan. Presiden Prabowo tampak berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju panggung untuk membantu ulama sepuh tersebut turun dari tangga.
Dengan penuh perhatian, kepala negara memapah Quraish Shihab yang berjalan menggunakan tongkat. Keduanya kemudian menuruni tangga panggung secara perlahan, disambut tepuk tangan para hadirin yang menyaksikan momen tersebut.






Tinggalkan Balasan