Megapolitan.co – Pemerintah bersama PT Pertamina Patra Niaga menunjukkan respons cepat dalam menangani antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Medan, Sumatera Utara.
Berbagai langkah percepatan distribusi yang dilakukan secara terpadu mulai membuahkan hasil dengan kondisi penyaluran BBM yang semakin stabil.
Di tengah beredarnya berbagai spekulasi mengenai dugaan kelangkaan BBM, Pertamina menegaskan bahwa pasokan energi dalam kondisi aman.
Kendala yang terjadi dipastikan hanya berkaitan dengan distribusi logistik di lapangan dan kini terus dipulihkan melalui koordinasi lintas instansi.
Pemerintah juga memastikan proses normalisasi berlangsung secara intensif agar kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi dan aktivitas ekonomi tidak terganggu.
Distribusi Melambat Akibat Kendala Logistik
Evaluasi bersama yang dilakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pertamina menunjukkan antrean kendaraan dipicu oleh terbatasnya jumlah awak mobil tangki sehingga pengiriman BBM menuju sejumlah SPBU mengalami perlambatan.
Di saat yang sama, konsumsi BBM di wilayah Medan dan Deli Serdang meningkat sekitar 5 hingga 10 persen dibandingkan rata-rata harian.
Peningkatan mobilitas masyarakat setelah aktivitas sekolah dan perkantoran kembali berjalan menjadi salah satu faktor yang memperbesar kebutuhan distribusi.
Pertamina Tambah Armada Demi Percepat Pasokan
Untuk mempercepat pemulihan distribusi, Pertamina Patra Niaga mengambil langkah strategis dengan menambah armada mobil tangki melalui skema spot charter.
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, menjelaskan kondisi pasokan sekaligus langkah yang ditempuh perusahaan.
“Saat ini, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. Untuk meningkatkan kapasitas distribusi, Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU,” kata Hari.
Selain memperkuat armada distribusi, Pertamina juga mengoperasikan seluruh fasilitas penyaluran selama 24 jam penuh, mulai dari Integrated Terminal Medan Group, Fuel Terminal Pematang Siantar hingga Fuel Terminal Kisaran, guna memastikan suplai BBM segera kembali normal.
Sinergi Pemerintah, Polri, dan TNI Perkuat Penyaluran
Upaya percepatan distribusi turut diperkuat melalui kolaborasi antara pemerintah, Pertamina, Polda Sumatera Utara, serta Bekang TNI.
Sementara Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut, Dwi Tunggal Jaladri, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga kelancaran distribusi energi.
“Polda Sumut berkomitmen mendukung kelancaran distribusi energi melalui pengamanan dan pengawalan agar penyaluran BBM berlangsung aman, tertib, dan lancar,” ujar Dwi.
Pengawalan dilakukan terhadap armada mobil tangki agar distribusi menuju SPBU berlangsung tanpa hambatan.
Sementara itu, personel Bekang TNI turut mendukung penguatan kapasitas awak mobil tangki (AMT) di wilayah Sumatera Bagian Utara sehingga proses penyaluran dapat berlangsung lebih optimal.
Tata Kelola Tetap Dijalankan Sesuai Aturan
Menanggapi berbagai komentar yang berkembang di media sosial mengenai pengelolaan perusahaan, Pertamina menegaskan seluruh mekanisme evaluasi tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
VP Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi BBM. Seluruh proses dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal,” tegas Kitty.
Pemantauan Intensif Tunjukkan Kondisi Terus Membaik
Pemerintah, Pertamina, dan aparat keamanan terus melakukan pemantauan melalui Command Center serta inspeksi langsung ke sejumlah SPBU untuk memastikan proses distribusi berjalan sesuai rencana.
Hasil pemantauan menunjukkan pasokan BBM mulai kembali stabil, sementara antrean kendaraan di sejumlah SPBU berangsur berkurang seiring meningkatnya kapasitas distribusi.
Komisaris Independen Pertamina Patra Niaga, Prabu Revolusi, menyampaikan perkembangan positif tersebut.
“Yang paling penting bagi kami adalah masyarakat kembali dapat memperoleh BBM dengan mudah dan nyaman. Hasil pemantauan hari ini menunjukkan kondisi di lapangan semakin baik. Kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci sehingga proses distribusi dapat kembali berjalan optimal,” paparnya.
Pertamina juga mengajak masyarakat untuk memperoleh informasi terkait distribusi BBM melalui kanal resmi Pertamina maupun Pertamina Call Center 135, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari kabar yang belum terverifikasi.






Tinggalkan Balasan