Megapolitan.co – Upaya pemulihan pascabencana di Kabupaten Tapanuli Tengah, terus digenjot berbagai pihak. Salah satunya penyediaan servis motor gratis oleh Polres Tapanuli Tengah, Kamis, 11 Desember 2025.

Program ini tersedia di tiga bengkel, yakni Bengkel Jonatan Servis Motor di Jalan Prof Hazairin,Aek Tolang, Honda Service Pos Lantas Pandan di Jalan Padang Sidimpuan, Sibuluan Baru, serta Usaha Baru Service Motor di Kecamatan Barus.

Sejak pagi, warga berdatangan ke tiga titik tersebut. Sebagian membawa motor yang mogok karena terendam banjir, sebagian lainnya karena tak memiliki biaya untuk perbaikan.

Beragam layanan disediakan, mulai dari ganti oli, busi, filter, hingga servis ringan, semuanya diberikan tanpa pungutan biaya. Program ini akan berjalan 2 hingga 4 minggu ke depan agar semakin banyak warga yang bisa terbantu.

Bagi masyarakat Tapteng, motor bukan sekadar kendaraan, melainkan sarana utama bekerja, berdagang, hingga memenuhi kebutuhan harian. Memperbaiki kendaraan mereka berarti mempercepat pemulihan hidup.

Selama kegiatan berlangsung, Kapolres Tapteng turun langsung menyapa warga, menanyakan kondisi mereka, dan memastikan layanan berjalan baik. Kehadiran itu memberi kesan mendalam bagi masyarakat yang tengah berupaya bangkit dari masa sulit.

Kapolres Tapanuli Tengah AKBP Wahyu Endrajaya, menegaskan program ini merupakan inisiasi Polda Sumut dan menjadi bukti, bahwa Polri tak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga mengambil peran nyata dalam memulihkan kehidupan warga.

Wahyu menyebut program servis motor gratis tersebut lahir dari empati Polri terhadap warga yang sedang berjuang menata kembali hidup mereka.

“Program servis motor gratis ini kami laksanakan untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak pascabencana,” ujarnya.

“Kami memahami banyak warga yang kehilangan harta benda, pekerjaan, bahkan tempat tinggal. Karena itu, Polri ingin hadir bukan hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memberikan harapan agar masyarakat bisa bangkit. Mobilitas harus pulih, ekonomi harus bergerak, dan kita harus saling menguatkan,” imbuhnya.

Ia menambahkan pelibatan bengkel lokal juga ditujukan untuk menggerakkan kembali ekonomi setempat yang sempat lumpuh akibat bencana.

Polres Tapteng ingin memastikan para pengusaha kecil tetap memperoleh penghasilan dan bisa kembali beroperasi.

Ronnie Sahala
Editor