Megapolitan.co – Pelaksanaan Salat Idul Fitri tidak hanya berlangsung di masjid atau lapangan, tetapi juga digelar di atas kapal penyebrangan yang melintasi perairan Selat Sunda.

Para penumpang dan awak kapal tetap khusyuk menunaikan ibadah meski berada di tengah laut.

Suasana khidmat terlihat di dek kapal, di mana sejumlah penumpang dan kru kapal menggelar salat secara berjamaah di mushola yang tersedia di dalam kapal.

Meski diterpa angin laut dan goyangan kapal, para jamaah tetap rapi menghadap kiblat dan menjalankan ibadah dengan khusyuk.

Salat Idul Fitri di atas kapal ini dipimpin oleh seorang imam dari kalangan penumpang dan disertai khutbah singkat yang mengajak untuk meningkatkan keimanan serta kepedulian sosial.

Lufia, mahasiswi magang di Pelabuhan Merak, mengaku pengalaman ini menjadi momen berkesan.

“Meski sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Merak menuju Bakauheni, saya tetap bisa merayakan hari kemenangan bersama penumpang lain,” ujarnya, Sabtu (21/3/2026).

Sementara itu, Anton, kru kapal, berbagi pengalaman emosionalnya. “Meski rindu pada anak dan istri, saya tetap bisa memberi tahu mereka melalui video call. Rasanya lega bisa menyampaikan rasa kangen di hari Idul Fitri,” kata Anton.

Pihak operator kapal juga memastikan penumpang mendapat kelonggaran dan fasilitas agar ibadah dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman.

Meski berada di tengah laut, semangat merayakan Idul Fitri tetap terjaga. Momen ini menjadi bukti bahwa ibadah dapat dilakukan di mana saja, selama niat dan kekhusyukan tetap dijaga.

megapolitanco
Editor