Megapolitan.co – Semarak gelaran Piala Dunia 2026 mulai terasa di berbagai daerah, termasuk di Kota Cilegon, Banten.
Kodim 0623/Cilegon menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Piala Dunia bersama masyarakat di salah satu lokasi UMKM di Kecamatan Jombang, Kota Cilegon.
Kegiatan nobar ini tidak hanya menjadi ajang kebersamaan antara TNI dan masyarakat, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah tersebut.
Warga bersama anggota Kodim 0623/Cilegon tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan Piala Dunia 2026 yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Suasana kebersamaan terlihat sejak awal acara, dengan masyarakat memadati lokasi nobar yang disiapkan di area UMKM.
Menurut Kodim 0623/Cilegon, pelaksanaan nobar di lokasi UMKM merupakan bagian dari upaya mendukung pelaku usaha lokal agar memperoleh manfaat ekonomi dari meningkatnya jumlah pengunjung selama perhelatan Piala Dunia berlangsung.
Pasiter Kodim 0623/Cilegon, Kapten Inf Muhammad Rizal, mengatakan kegiatan nobar sengaja dipusatkan di lokasi UMKM untuk membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.
“Nobar Piala Dunia ini sebagai bentuk dukungan terhadap pelaku usaha lokal. Dengan adanya kegiatan ini, kami berharap masyarakat datang, berinteraksi, dan berbelanja sehingga dapat membantu meningkatkan pendapatan UMKM,” ujarnya, Selasa (16/6/2026).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan TNI untuk mendukung penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan UMKM.
“Selain mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang positif bagi UMKM yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan nobar,” tambahnya.
Para pelaku UMKM menyambut positif kegiatan tersebut karena dinilai mampu meningkatkan jumlah pengunjung dan penjualan selama acara berlangsung.
Ke depan, Kodim 0623/Cilegon berharap kegiatan nobar Piala Dunia dapat terus menjadi sarana hiburan sekaligus mendorong peningkatan pendapatan UMKM melalui kolaborasi antara TNI, masyarakat, dan pelaku usaha lokal.






Tinggalkan Balasan