Dengan pasokan baru yang hanya 188.000 meter persegi hingga 2028, pasar premium diprediksi akan menguat, memicu kenaikan harga sewa dan memperjelas tren flight-to-quality di kalangan penyewa yang berorientasi jangka panjang.
Sementara Managing Director-Advisory Services Indonesia, Angela Wibawa, menegaskan arah pergerakan pasar ini.
“Pasar properti Jakarta memasuki fase pertumbuhan berkelanjutan. Pasokan baru yang terbatas di segmen primer akan mendukung stabilitas okupansi dan sewa, sementara perluasan ritel berbasis logistik tetap menjadi pendorong utama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, langkah ekspansi layanan Advisory di Indonesia menjadi bagian dari strategi memperkuat peran CBRE di tengah momentum ekonomi yang sedang tumbuh.
Angela menyoroti sektor pusat data yang tengah melesat. Ia menyebut percepatan adopsi cloud dan digitalisasi Asia Tenggara telah menempatkan Indonesia sebagai pasar kunci, kini berada di posisi kedua di kawasan untuk kapasitas pipa data center.
“Pertumbuhan pasokan sekitar 40% diproyeksikan terjadi dalam waktu dekat, menegaskan kebutuhan lahan industri strategis dan infrastruktur kelistrikan untuk menopang ekonomi digital Indonesia,” tutupnya.
Transformasi juga terjadi di sektor industri dan logistik. Head of Industrial & Logistics Services, Ivana Susilo, menyebut bahwa perubahan kebiasaan belanja akibat e-commerce dan lonjakan investasi manufaktur kendaraan listrik mendorong permintaan lahan industri modern.
Kawasan industri dan pusat logistik utama menunjukkan tingkat okupansi tinggi, membuat harga lahan dan tarif sewa relatif stabil meski tekanan permintaan terus meningkat, ujarnya.
Di sisi ritel, Anton menggambarkan bahwa pusat perbelanjaan di Jakarta semakin beralih menjadi ruang pengalaman sosial.
Konsep retailtainment yang menggabungkan belanja, hiburan, budaya, hingga zona gaya hidup tematik, mendorong mal untuk berinovasi dan memperpanjang waktu kunjungan.
Mal premium unggul dalam performa, sementara mal kelas menengah sibuk bertransformasi melalui program interaktif yang relevan bagi generasi pengguna media sosial.






Tinggalkan Balasan