Megapolitan.co – Komposisi kekayaan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjadi sorotan setelah Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) terbaru menunjukkan bahwa sebagian besar aset yang dimilikinya berasal dari kategori harta lainnya.
Data LHKPN yang dilaporkan pada 30 Maret 2026 mencatat total kekayaan Agus Gumiwang mencapai Rp244.725.718.408 atau sekitar Rp244,7 miliar. Dari jumlah tersebut, kategori harta lainnya mendominasi dengan nilai mencapai Rp171,3 miliar.
Besarnya porsi aset dalam kategori tersebut membuat publik menaruh perhatian terhadap struktur kekayaan Menperin, terlebih setelah total hartanya mengalami kenaikan sekitar Rp46,1 miliar dibandingkan laporan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp198,6 miliar.
Selain harta lainnya, Agus juga memiliki aset tanah dan bangunan dengan nilai sekitar Rp79 miliar. Kepemilikan properti tersebut tersebar di sejumlah wilayah strategis, mulai dari Jakarta hingga Bali.
Beberapa aset yang tercatat dalam laporan antara lain tanah seluas 456 meter persegi di Jakarta Selatan dengan nilai Rp24 miliar. Ia juga memiliki tanah seluas 3.260 meter persegi di Gianyar, Bali, yang bernilai Rp2 miliar serta lahan seluas 25.300 meter persegi dengan nilai Rp7,2 miliar.
Tak hanya itu, sejumlah rumah dan bangunan di Jakarta Selatan, Jakarta Pusat, Tangerang Selatan, dan Bogor juga masuk dalam daftar aset yang dilaporkan.
Pada sektor kendaraan, Agus Gumiwang tercatat memiliki koleksi kendaraan senilai Rp2 miliar. Daftar tersebut terdiri dari Mitsubishi Pajero tahun 2019 senilai Rp330 juta, Toyota BZ4X tahun 2022 senilai Rp500 juta, Mini Countryman tahun 2024 senilai Rp1 miliar, serta Daimler Chrysler tahun 1997 yang diperoleh melalui hibah tanpa akta dengan nilai Rp180 juta.
Laporan tersebut juga menunjukkan kepemilikan harta bergerak lainnya senilai Rp45,5 miliar dan surat berharga sebesar Rp35,6 miliar. Sementara kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp9,9 miliar.
Di sisi lain, Agus memiliki kewajiban berupa utang sebesar Rp98,8 miliar. Setelah dikurangi total utang tersebut, kekayaan bersihnya tetap berada di angka Rp244,7 miliar.
Sebagai salah satu menteri yang mengelola sektor industri nasional, perkembangan kekayaan Agus Gumiwang menjadi bagian dari informasi yang terbuka untuk diawasi publik melalui mekanisme LHKPN.
Keterbukaan data kekayaan pejabat negara merupakan instrumen penting dalam menjaga akuntabilitas pemerintahan.
Karena itu, komposisi aset yang mendominasi laporan kekayaan, termasuk kategori harta lainnya dengan nilai ratusan miliar rupiah, kerap menjadi perhatian masyarakat dalam mengawasi penyelenggara negara.






Tinggalkan Balasan