Megapolitan.co – Di tengah sisa-sisa lumpur dan material longsor yang masih menumpuk, prajurit TNI turun langsung membantu warga memulihkan rumah mereka pascabencana.

Berbekal sekop, cangkul, dan gerobak dorong, para prajurit bekerja membersihkan permukiman yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.

Hingga Selasa, 27 Januari 2026, menunjukkan aktivitas pembersihan berlangsung di Desa Garoga, Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, serta sejumlah titik di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Prajurit TNI menyisir rumah warga satu per satu, mengeluarkan lumpur dan tanah yang mengendap di lantai hingga dinding rumah.

Di dalam rumah, material bencana diangkut menggunakan sekop dan cangkul. Tanah dan lumpur kemudian dipindahkan ke luar rumah dengan gerobak dorong agar bangunan kembali bersih dan dapat ditempati. Proses ini dilakukan secara gotong royong, tanpa mengenal lelah, meski kondisi medan masih berat.

Upaya tersebut merupakan bagian dari penanganan terpadu pascabencana di berbagai wilayah Sumatera Utara. Sejak bencana terjadi, sinergi lintas instansi terus diperkuat, melibatkan TNI, Polri, BNPB, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat untuk mempercepat pemulihan aktivitas warga.

Di Desa Garoga dan beberapa wilayah terdampak di Kabupaten Tapanuli Tengah, jejak kerusakan akibat bencana yang terjadi sekitar dua bulan lalu masih terlihat jelas.

Namun, kehadiran prajurit TNI yang bahu-membahu membersihkan rumah warga memberikan harapan baru bagi masyarakat untuk segera bangkit.

Kegiatan pembersihan ini menjadi bagian dari rangkaian penanganan bencana alam oleh jajaran Kodam I/Bukit Barisan sepanjang 2026.

Selain membantu secara fisik, kehadiran prajurit di tengah warga juga menghadirkan rasa aman dan dukungan moral bagi masyarakat yang tengah memulai kembali kehidupan mereka.

Di lapangan, lumpur yang mengeras dikeruk perlahan, perabot rumah tangga yang rusak dikeluarkan, dan sisa material longsor di sekitar permukiman diangkut agar lingkungan kembali bersih serta aman dari potensi bahaya lanjutan.

megapolitanco
Editor