Megapolitan.co – Memasuki 80 tahun kemerdekaan Indonesia, dunia pendidikan di Kabupaten Pandeglang, Banten, masih menyisakan potret miris.
Siswa di SD Negeri Curug 1, Kecamatan Cibaliung, terpaksa belajar di ruang kelas beralaskan tanah dengan atap plafon rusak.
Kondisi memprihatinkan itu terjadi di ruang kelas 3 dan kelas 5. Bangunan sekolah milik pemerintah yang berdiri sejak 2016 ini rupanya belum sepenuhnya layak digunakan.
Selain lantai tanpa keramik, beberapa bagian atap plafon terlihat bolong, dinding retak, dan fasilitas belajar yang seadanya.
Meski begitu, para siswa tetap bersemangat menuntut ilmu. Namun, kenyamanan belajar jelas terganggu karena khawatir dengan kondisi ruang kelas yang bisa roboh sewaktu-waktu.
Dina Lutfiah, siswi kelas 5, mengaku tidak nyaman mengikuti pelajaran dengan kondisi seperti itu. Ia berharap pemerintah daerah segera membangun ruang kelas yang layak.
“Kami ingin ruang kelasnya diperbaiki, supaya nyaman dipakai belajar,” kata Dina, Jumat 8 Agustus 2025.
Hal senada disampaikan guru SDN Curug 1, Apip Wirawan. Menurutnya, kondisi dua ruang kelas beralaskan tanah itu sudah terjadi sejak 2016.
Pihak sekolah telah berulang kali mengajukan perbaikan kepada pemerintah daerah, namun hingga kini belum ada tindak lanjut.
“Kami sudah beberapa kali mengusulkan perbaikan, tapi belum ada jawaban pasti,” ujar Apip.
Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan, agar anak-anak di SDN Curug 1 bisa menikmati fasilitas pendidikan yang layak dan aman.






Tinggalkan Balasan