Megapolitan.co – Pemulihan infrastruktur pascabencana di sejumlah wilayah Provinsi Aceh terus bergerak maju.

Sejumlah jembatan penghubung yang sempat rusak kini telah selesai dibangun dan mulai difungsikan, membuka kembali akses transportasi warga yang sebelumnya terisolasi.

Pembangunan jembatan jenis Bailey dan Armco dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah dan TNI. Langkah ini menjadi bagian dari percepatan pemulihan mobilitas masyarakat serta distribusi logistik di kawasan terdampak bencana.

Di Kabupaten Aceh Tengah, Jembatan Bailey PLTA Angkup telah rampung sepenuhnya. Jembatan yang dicat merah putih tersebut kini berdiri kokoh di atas aliran sungai dan sudah bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Aktivitas warga di sekitar lokasi kembali berjalan seperti sediakala.

Kondisi serupa terlihat di Jembatan Bailey Bener Pepanyi, Kabupaten Bener Meriah. Meski masih terdapat alat berat di sekitar lokasi, pekerjaan konstruksi utama telah tuntas. Sejumlah kendaraan, termasuk truk pengangkut barang, tampak mulai melintas sebagai tanda jembatan sudah berfungsi normal.

Sementara itu, pengerjaan Jembatan Bailey menuju Bandara Rembele di Kabupaten Bener Meriah masih berlanjut. Struktur utama jembatan telah terpasang, dan saat ini personel TNI fokus menyelesaikan pemasangan baja pelapis lantai. Proses percepatan terus dilakukan agar akses menuju bandara segera kembali terbuka.

Progres pembangunan juga berlangsung di Jembatan Bailey Matang Serdang, Kabupaten Aceh Tamiang. Di lokasi ini, alat berat digunakan untuk memindahkan rangka baja, sementara personel TNI memasang dinding pembatas serta lantai jembatan secara bertahap.

Jembatan Armco di Sejumlah Desa Hampir Tuntas

Selain jembatan Bailey, pembangunan jembatan Armco di beberapa desa di Aceh menunjukkan perkembangan signifikan. Jembatan Armco Desa Terban, Aceh Tamiang, telah selesai dan sudah bisa dilalui kendaraan. Saat ini, penyempurnaan masih dilakukan pada bagian tembok pembatas.

Di Desa Blang Kandis, Aceh Tamiang, jembatan Armco masih dalam tahap akhir pengerjaan. Pelat baja dan beton pelapis telah terpasang, sementara pekerjaan difokuskan pada pengurukan badan jalan, perapihan permukaan jembatan, serta pemlesteran beton gorong-gorong.

Sementara itu, Jembatan Armco Desa Salah Sirong 2 hampir sepenuhnya rampung. Beton pelapis telah terpasang dan menunggu proses pengeringan. Secara fungsional, jembatan ini sudah dapat dilalui kendaraan.

Adapun di Desa Salah Sirong 3, pembangunan masih berada pada tahap perakitan rangka baja Armco. Personel TNI terlihat menyusun struktur jembatan yang akan dipasang di atas sungai yang sebelumnya terputus akibat banjir.

Pemerintah bersama TNI memastikan seluruh proyek jembatan ini dikebut hingga selesai. Kehadiran jembatan-jembatan tersebut diharapkan mampu memulihkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus logistik, serta menggerakkan kembali aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Aceh.

megapolitanco
Editor