Megapolitan.co – Upaya pemulihan infrastruktur pascabencana di Sumatra Barat terus digenjot. Pemerintah mempercepat pemulihan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan berbagai jenis jembatan yang disesuaikan dengan kondisi geografis setempat, mulai dari jembatan armco, bailey, hingga jembatan gantung.
Hingga Selasa (20/1/2026), pembangunan jembatan armco terpantau berlangsung di tiga titik di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam. Ketiganya berada di Sungai Rangeh Nagari Bayua, Bancah Nagari Maninjau, dan Kampuang Jambu.
Di Sungai Rangeh Nagari Bayua, konstruksi jembatan armco telah terbentang kokoh. Struktur besi melingkar khas armco sudah terpasang sempurna dan dilapisi beton yang mengeras.
Jembatan tersebut juga telah dilengkapi pagar pengaman dan dinyatakan siap digunakan. Sejumlah personel TNI bersama warga terlihat bergotong royong menyelesaikan tahap betonisasi.
Sementara itu, jembatan armco di Bancah Nagari Maninjau hampir rampung. Permukaan jembatan telah terbeton rapi, dan petugas kini fokus menyempurnakan dinding sisi jembatan sebelum difungsikan sepenuhnya.
Selain armco, pembangunan jembatan bailey juga menunjukkan progres di enam lokasi, yakni Muaro Busuak (Kabupaten Solok), Kubu Sarunai Canduang dan Aia Taganang Matur (Kabupaten Agam), Sungai Lasi (Kabupaten Pasaman), Sei Rangeh Bayua (Kabupaten Agam), serta Durian Gagak, Kecamatan Pariaman Tengah (Kabupaten Padang Pariaman).
Di Muaro Busuak, rangka utama jembatan bailey telah terpasang. Personel TNI tampak memperkuat bagian ujung jembatan dengan bronjong. Proses serupa juga berlangsung di Kubu Sarunai, di mana pemasangan rangka besi masih berjalan.
Adapun di Aia Taganang Matur dan Sungai Lasi, alat berat dikerahkan untuk merakit struktur jembatan, didukung fondasi semen dan batu yang telah dibangun kokoh. Tak hanya itu, pembangunan jembatan gantung juga tengah dilakukan di sembilan titik yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
Lokasi tersebut meliputi Sungai Batang Mangoi di Malalak Barat (Agam), Sungai Alahan Panjang Nagari Ganggo Mudiak (Pasaman), dua tahap jembatan di Sungai Batang Mangoi Nagari Batu Kalang Utara (Padang Pariaman), Sungai Batang Bangko Gadang (Solok), Sungai Batang Siat di Dharmasraya, Sungai Batang Mudik Tampati di Pesisir Selatan, Sungai Batang Guo di Kota Padang, serta Desa Rantau Duku di Bungo.
Di Sungai Batang Mangoi, proses awal pembangunan ditandai dengan penggalian tanah untuk fondasi. Sementara di Sungai Alahan Panjang, kolaborasi antara personel TNI dan warga terlihat saat mereka memindahkan batu sebagai material dasar fondasi jembatan gantung.
Pembangunan belasan jembatan ini diharapkan mampu memulihkan akses transportasi masyarakat, memperlancar distribusi logistik, serta mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi di wilayah terdampak bencana di Sumatra Barat.






Tinggalkan Balasan