Megapolitan.co – Pengembangan kompetensi prajurit TNI di bidang penerangan menjadi kebutuhan penting di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital.

Untuk memperkuat kemampuan tersebut, sebanyak 50 personel Penrem dan Pendim jajaran Korem 064/Maulana Yusuf mengikuti Bimbingan Teknis Peningkatan Kemampuan Penerangan, Sabtu, 27 Juni 2026.

Kegiatan tersebut digelar untuk meningkatkan kompetensi personel penerangan agar mampu menjawab tantangan perkembangan informasi dan komunikasi di era digital yang semakin dinamis.

Danrem 064/Maulana Yusuf Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto, dalam arahannya menegaskan bahwa kemajuan teknologi informasi telah mengubah pola masyarakat dalam menerima dan membentuk persepsi terhadap sebuah informasi.

Karena itu, personel penerangan dituntut mampu menyajikan informasi yang akurat, utuh, dan mudah dipahami publik.

Daru juga menekankan pentingnya peran penerangan dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap tugas-tugas TNI AD. Menurutnya, informasi mengenai berbagai bentuk pengabdian prajurit harus disampaikan secara proaktif, bukan hanya ketika muncul polemik.

“Jangan sampai kita hanya berbicara klarifikasi kalau ada masalah. Ketika masyarakat bertanya kenapa TNI mendampingi program pemerintah atau melaksanakan tugas tertentu, berarti kita terlambat menyampaikan informasi,” ujarnya.

Selain itu, Daru mengingatkan keberhasilan sebuah publikasi tidak hanya bergantung pada kecanggihan perangkat yang digunakan. Kemampuan individu dalam mengolah sarana yang tersedia, kemauan belajar, dan semangat untuk terus mengembangkan diri menjadi faktor yang jauh lebih menentukan.

“Meskipun alatnya sederhana, hasil yang baik tetap ditentukan oleh kemampuan dan passion orang yang menggunakannya. Tanyakan, praktikkan, tanyakan lagi, dan praktikkan lagi sampai benar-benar expert,” imbuhnya.

Daru pun mengajak seluruh peserta memanfaatkan Bimtek sebagai momentum untuk meningkatkan kapasitas diri demi mendukung tugas penerangan di satuan masing-masing.

“Satu tindakan nyata jauh lebih baik daripada seribu bahkan jutaan kata-kata,” tegasnya.

Bimtek yang berlangsung selama dua hari itu menghadirkan sejumlah narasumber dari kalangan akademisi dan praktisi. Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik mengenai jurnalistik, fotografi, videografi, komunikasi publik, hingga produksi konten digital.

Bekal tersebut diharapkan dapat memperkuat kemampuan personel penerangan dalam menyampaikan informasi yang efektif dan mendukung pelaksanaan tugas di setiap satuan.

 

megapolitanco
Editor