Megapolitan.co – Sebanyak 188 personel TNI mengikuti latihan penguatan wilayah yang digelar di kawasan Danau KP3B, Kota Serang, Banten.

Para prajurit terdiri dari empat kodim di bawah wilayah Korem 064/Maulana Yusuf sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan penguasaan wilayah.

Latihan tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan personel dalam mengenali kondisi sosial dan geografis di wilayah tugas masing-masing. Selain itu, kegiatan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat.

Para peserta menjalani sejumlah materi latihan, mulai dari jalan sejauh lima kilometer hingga simulasi evakuasi warga saat terjadi banjir.

Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan kemampuan prajurit dalam menghadapi situasi darurat yang berpotensi terjadi di lingkungan masyarakat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Sejumlah masyarakat yang berada di jalur latihan tampak menyambut para peserta dan memberikan air minum sebagai bentuk dukungan kepada prajurit yang tengah menjalankan latihan.

Kegiatan ini merupakan program yang dilaksanakan berdasarkan arahan Mabes TNI guna menyelaraskan pelaksanaan tugas satuan teritorial mulai dari tingkat pusat hingga ke wilayah desa.

Melalui program tersebut, aparat kewilayahan didorong untuk semakin memahami karakteristik daerah binaannya.

Empat satuan yang mengikuti latihan tersebut yakni Kodim 0602/Serang, Kodim 0623/Cilegon, Kodim 0603/Lebak, dan Kodim 0601/Pandeglang.

Komandan Korem 064/Maulana Yusuf, Brigjen TNI Cahyadi Soeprapto, mengatakan latihan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan personel dalam memetakan berbagai potensi kerawanan yang ada di wilayah.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kemampuan aparat teritorial dalam mengenal, menguasai, dan memetakan wilayah tugasnya. Dengan begitu, potensi kerawanan, baik bencana maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, dapat diidentifikasi lebih awal,” kata Cahyadi, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pemetaan wilayah menjadi langkah penting agar aparat teritorial mampu melakukan deteksi dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi muncul di tengah masyarakat, mulai dari bencana alam hingga potensi gangguan keamanan.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, latihan tersebut juga menjadi momentum memperkuat soliditas dan kebersamaan antar personel yang bertugas di wilayah teritorial Banten.

Dengan penguatan kapasitas tersebut, aparat kewilayahan diharapkan semakin siap menjalankan tugas pembinaan teritorial sekaligus memberikan respons cepat terhadap berbagai kondisi yang terjadi di tengah masyarakat.

megapolitanco
Editor