Megapolitan.co – Puluhan rumah warga yang berada di bantaran sungai di Kampung Sambirata, Cibeber, Kota Cilegon, terendam banjir dengan ketinggian lebih dari satu meter, Minggu (11/1/2026) sore.
Derasnya arus air sempat menyulitkan petugas saat mengevakuasi warga menggunakan perahu karet.
Banjir terjadi akibat luapan sungai yang semakin membesar usai hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut dalam waktu cukup lama.
Kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul penahan aliran sungai, sehingga air dengan cepat masuk ke kawasan permukiman penduduk.
Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cilegon terpaksa menerjang arus deras demi mengevakuasi warga ke lokasi yang lebih aman. Sejumlah warga, termasuk lansia dan anak-anak, diprioritaskan untuk segera dievakuasi.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Cilegon, Suhendi, mengatakan banjir kali ini berdampak pada puluhan rumah warga yang berada di sekitar aliran sungai.
“Berdasarkan pendataan sementara, terdapat 68 rumah warga yang terendam banjir dengan ketinggian air lebih dari satu meter. Sebanyak belasan warga telah kami evakuasi ke tempat yang lebih aman,” ujar Suhendi.
Menurutnya, warga yang terdampak telah ditempatkan di madrasah terdekat sebagai lokasi pengungsian sementara. BPBD juga terus melakukan pemantauan debit air sungai untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai, agar meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca masih tidak menentu dan hujan berpotensi kembali turun,” imbuhnya.
Hingga Minggu malam, petugas masih bersiaga di lokasi untuk memastikan tidak ada warga yang terjebak banjir serta menyalurkan bantuan darurat bagi warga terdampak.






Tinggalkan Balasan