Megapolitan.co – Polres Serang, Banten, berhasil menggagalkan dugaan penculikan balita yang hendak dibawa menyeberang ke Pulau Sumatera melalui Pelabuhan Merak. Seorang perempuan yang diduga sebagai pelaku diamankan.

Kasus ini terungkap setelah Polres Tulungagung berkoordinasi dengan Polres Serang terkait dugaan penculikan anak yang diduga akan melintas dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menggunakan bus antarkota.

Mendapat informasi tersebut, petugas langsung bergerak cepat dengan memperketat pengawasan di seluruh jalur masuk dan keluar Pelabuhan Merak.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah bus yang datang dari Jawa Timur dan akan menyeberang ke Lampung.

Saat pemeriksaan berlangsung, polisi menemukan seorang perempuan yang membawa seorang anak balita di dalam bus.

Setelah dilakukan interogasi awal, perempuan tersebut diduga mengakui telah membawa anak itu tanpa seizin orang tuanya.

Petugas kemudian langsung menurunkan perempuan tersebut dari bus untuk dimintai keterangan lebih lanjut di Mapolres Serang.

Kanit PPA Polres Serang, Iptu Hendri, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus itu tidak lepas dari koordinasi cepat antarwilayah kepolisian.

“Kecepatan dan sinergi antar kepolisian menjadi kunci berhasilnya penanganan ini. Kami akan proses kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Hendri, Kamis 7 Mei 2026.

Berdasarkan keterangan awal, pelaku diduga membawa pergi korban yang masih balita tanpa sepengetahuan dan izin orang tua korban.

Polisi menyebut pelaku berencana membawa anak tersebut ke daerah asalnya di Lampung.

Usai diamankan, korban langsung diserahkan kembali kepada keluarganya dalam keadaan sehat dan selamat.

Sementara itu, terduga pelaku kini masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Serang guna proses hukum lebih lanjut.

Polisi juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak mereka.

“Jika menemukan hal-hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tandas Hendri.

megapolitanco
Editor