Megapolitan.co – Sejumlah wilayah di Kota Cilegon, Provinsi Banten sempat terendam banjir, pada Minggu (8/3/2026).

Aparat Polda Banten bersama jajaran Polres Cilegon turun langsung membantu warga terdampak serta memantau perkembangan kondisi air.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, berdasarkan laporan di lapangan, beberapa titik permukiman sempat tergenang dengan ketinggian air yang bervariasi. Salah satunya terjadi di Link Sambirata RT 05 RW 05, Kelurahan Cibeber.

“Berdasarkan data di lapangan, beberapa titik yang sempat terdampak banjir di antaranya di Link Sambirata RT 05 RW 05, Kelurahan Cibeber dengan ketinggian air awal mencapai 70 cm. Namun saat ini debit air telah mengalami penurunan dan tersisa sekitar 20 cm,” jelasnya.

Selain itu, banjir juga sempat merendam kawasan PCI Blok D RW 04 dan RW 05 dengan ketinggian air hingga 60 sentimeter. Namun, genangan di wilayah tersebut kini dilaporkan sudah surut.

Lanjut Ahiles, di wilayah PCI Blok D RW 04 dan RW 05, ketinggian air sempat mencapai 60 cm, namun saat ini genangan air telah surut sepenuhnya.

Kemudian di Perum Praja Mandiri RT 03 RW 12, ketinggian air sempat mencapai 30 cm dan saat ini telah mengalami penyusutan total.

“Sementara itu di Link Cibeber Barat RW 01 dan RW 02, ketinggian air yang sebelumnya mencapai sekitar 20 cm juga dilaporkan telah surut sepenuhnya,” lanjut Maruli.

Ia menuturkan, aparat kepolisian segera bergerak ke lokasi setelah menerima laporan banjir. Personel membantu proses evakuasi warga yang membutuhkan pertolongan sekaligus memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak.

“Menindaklanjuti kondisi tersebut, personel Polda Banten bersama Polres Cilegon langsung turun ke lokasi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Personel melakukan evakuasi terhadap warga yang membutuhkan bantuan serta memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak, serta terus melakukan pemantauan di sejumlah titik guna memastikan kondisi air benar-benar surut dan situasi tetap aman serta terkendali,” katanya.

Polda Banten juga memastikan layanan Call Center 110 tetap aktif selama 24 jam untuk menerima laporan masyarakat, khususnya terkait kondisi darurat maupun potensi bencana.

“Polda Banten berkomitmen memberikan pelayanan yang cepat dan responsif kepada masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan segera ditindaklanjuti secara profesional dan terkoordinasi,” tutupnya.

megapolitanco
Editor