Megapolitan.co – Polda Banten mengingatkan masyarakat untuk tidak lagi bersikap pasif terhadap maraknya kekerasan seksual, khususnya yang menyasar perempuan dan anak.

Kabid Humas Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, mengajak seluruh elemen masyarakat terlibat aktif dalam upaya pencegahan hingga penanganan kasus.

Maruli menekankan bahwa kekerasan seksual bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan kejahatan serius yang berdampak luas terhadap kehidupan korban, baik secara fisik maupun mental.

“Kekerasan seksual menimbulkan dampak yang sangat besar, tidak hanya secara fisik tetapi juga trauma psikologis jangka panjang. Oleh karena itu, pencegahan dan penanganannya harus menjadi perhatian bersama,” ujar Maruli, Jumat (10/4/2026).

Menurutnya, pemahaman terhadap bentuk-bentuk kekerasan seksual menjadi langkah awal yang penting.

Mulai dari sentuhan yang tidak pantas, pemaksaan tindakan asusila, hingga praktik manipulasi melalui ancaman atau bujukan.

Selain itu, perubahan perilaku korban seperti menjadi tertutup, ketakutan, atau emosional juga perlu diwaspadai sebagai indikasi.

Menurutnya, aparat penegak hukum tidak akan memberikan ruang bagi pelaku. Setiap kasus yang dilaporkan dipastikan akan ditangani secara serius sesuai ketentuan hukum yang berlaku, termasuk kemungkinan pemberatan hukuman bagi pelaku yang memiliki relasi kuasa atau kedekatan dengan korban.

“Tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual. Kami pastikan setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional dan tuntas,” tegasnya.

Pihaknya mendorong masyarakat untuk memperkuat edukasi sejak dini, terutama terkait batasan tubuh dan hak perlindungan diri.

Selain itu, komunikasi terbuka dalam keluarga serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar dinilai menjadi kunci untuk menekan potensi terjadinya kekerasan.

Maruli juga mengingatkan agar masyarakat tidak ragu mengambil langkah melapor jika menemukan atau mencurigai adanya tindakan kekerasan seksual di sekitarnya.

“Perlindungan terhadap perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Jangan diam, berani lapor, dan bersama-sama kita hentikan kekerasan,” tutupnya.

megapolitanco
Editor