“Di kedua lengan ada bekasnya, yang satu kayak cakaran, yang satunya kayak lebam. Kalau gatal digaruk pasti lecet, bukan lebam. Saya coba visum ya, ini saya sudah di RS,” lanjutnya.
Setelah mengetahui orang tua melakukan visum, pihak daycare disebut mulai mengakui adanya kesalahan.
“Baru saya bilang sudah di RS untuk melakukan visum, mereka baru mengakui bahwa salah satu Miss melakukan kesalahan dan saya dipanggil keesokan harinya. Mereka minta maaf dan memberi sanksi tegas berupa pemecatan,” jelasnya.
Dalam perkembangan terbaru, pihak kepolisian membenarkan adanya indikasi perlakuan tidak pantas terhadap anak-anak di daycare tersebut.
“Saat penggerebekan, petugas Sat Reskrim Polresta Yogyakarta melihat langsung peristiwa yang sangat tidak pantas dilakukan oleh sebuah tempat penitipan anak,” tulis keterangan kepolisian.
Petugas juga menyaksikan langsung kondisi anak-anak di lokasi saat penggerebekan berlangsung.
Di media sosial, beredar pula informasi yang menunjukkan anak-anak diduga diikat pada bagian kaki dan hanya mengenakan popok tanpa pakaian.
Hingga kini, polisi telah mengamankan sejumlah pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap secara menyeluruh dugaan penganiayaan yang terjadi.






Tinggalkan Balasan