Megapolitan.co – Center for Budget Analysis (CBA) menyoroti pelaksanaan tender proyek Penataan Ruang Kerja Gedung Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Tangerang.
CBA menelaah hasil tender proyek senilai Rp15 miliar tersebut, yang berujung pada penetapan pemenang dengan harga mendekati Harga Perkiraan Sendiri (HPS).
Pasalnya, dari 34 peserta yang mendaftar, hanya satu badan usaha yang akhirnya ditetapkan sebagai pemenang, yakni CV Lentera Lestari, dengan nilai kontrak Rp14,70 miliar.
Selisih harga yang sangat tipis dibanding HPS Rp14,96 miliar dinilai tidak mencerminkan proses pengadaan yang efisien dan kompetitif.
Koordinator CBA, Jajang Nurjaman, menilai kondisi tersebut menunjukkan adanya persoalan serius dalam mekanisme pemilihan penyedia.
“Efisiensi anggaran yang sangat tipis ini menjadi indikator kuat bahwa mekanisme persaingan dalam tender tidak berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Jajang dalam keterangannya, Kamis (1/1/2026).
CBA menghitung potensi kehilangan efisiensi anggaran daerah mencapai sekitar Rp2,7 miliar. Angka tersebut didasarkan pada perbandingan antara penawaran terendah yang masuk senilai Rp11,96 miliar dengan nilai kontrak pemenang yang mendekati HPS.
Namun, penawar terendah tersebut dinyatakan gugur pada tahap evaluasi administratif dengan alasan tidak memenuhi ketentuan Sertifikat Badan Usaha (SBU).
CBA menilai alasan tersebut patut dipertanyakan karena lingkup pekerjaan proyek didominasi pekerjaan interior dan finishing, bukan pekerjaan konstruksi berat.
Selain itu, CBA juga menyoroti gugurnya mayoritas peserta tender. Dari total 34 peserta, sebanyak 30 dinyatakan tidak lolos tanpa penjelasan evaluasi yang transparan kepada publik. Situasi ini membuat proses tender dinilai kehilangan makna persaingan yang sehat.






Tinggalkan Balasan