Megapolitan.co – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-138 dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghidupkan kembali lahan tak tergarap. Kodim 0623/Kota Cilegon bersama Pemerintah Kota Cilegon, unsur Forkopimda, serta kelompok tani menggelar penanaman jagung di Bulakan, Cibeber, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap program swasembada pangan nasional yang tengah didorong pemerintah, sekaligus selaras dengan agenda Asta Cita.

Pada tahap awal, penanaman dilakukan di lahan seluas dua hektare, dari total 10 hektare yang disiapkan untuk pengembangan komoditas jagung.

Komandan Kodim 0623/Kota Cilegon, Letkol Inf Iman Buchori menegaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah konkret dalam memaksimalkan potensi sumber daya yang tersedia.

“Penanaman jagung ini adalah partisipasi kami mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kami juga menyalurkan bantuan pupuk agar tanaman tumbuh dengan baik dan memberikan hasil yang maksimal,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan tidur dipilih sebagai solusi di tengah keterbatasan lahan produktif.

Dengan pengelolaan yang tepat, lahan yang sebelumnya terbengkalai dapat memberikan nilai tambah sekaligus mendukung perekonomian masyarakat.

Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan, Juwadi, turut mendorong masyarakat agar ikut memanfaatkan lahan kosong yang ada.

“Jagung cocok dikembangkan karena memiliki nilai ekonomi tinggi serta cara perawatan yang tidak sulit,” katanya.

Para petani pun mengapresiasi dukungan serta pendampingan yang diberikan jajaran TNI, khususnya dari Kodim 0623/Kota Cilegon.

Melalui program ini, diharapkan produktivitas lahan pertanian meningkat, sekaligus membuka peluang bagi peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani di wilayah Kota Cilegon.

megapolitanco
Editor