Megapolitan.co – Program pembangunan sumur bor dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0623 Cilegon terus menunjukkan progres.

Dari 10 titik yang ditargetkan, empat lokasi kini sudah memasuki tahap pengerjaan, sementara enam titik lainnya dijadwalkan mulai digarap pada awal Mei 2026.

Koordinator pembangunan sumur bor yang juga Danramil 2307/Ciwandan, Mayor Inf Indra Gunawan, menjelaskan bahwa pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kesiapan teknis di lapangan, termasuk kondisi tanah dan ketersediaan peralatan.

“Kami susun jadwal secara teratur agar pekerjaan berjalan baik. Saat ini 4 titik sudah berlangsung pengerjaannya, dan sisanya masih dalam tahap persiapan. Kami yakin seluruh titik bisa dimulai pembangunannya di awal Mei nanti dan selesai tepat waktu,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).

Salah satu titik yang tengah dikerjakan berada di area Masjid Jamiatul Muhajirin, Kelurahan Gedong Dalem, Kecamatan Jombang.

Proses pengeboran yang dimulai pada Senin, 27 April 2026, kini telah mencapai kedalaman 10 meter. Kegiatan tersebut terus dipantau Babinsa setempat guna memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.

Di lokasi lain, yakni SMP Negeri 9 Cilegon, pengeboran telah memasuki hari ketiga dengan kedalaman mencapai 46 meter.

Meski sudah ditemukan sumber air, kualitasnya dinilai belum layak sehingga pengeboran dilanjutkan.

Penjadwalan pekerjaan pun diatur agar tidak mengganggu aktivitas ujian sekolah yang sedang berlangsung.

Perkembangan signifikan terlihat di Kubang Lesung Kulin, Kelurahan Taman Baru, Kecamatan Citangkil.

Di lokasi ini, sumber air bersih telah ditemukan dan pekerjaan kini berlanjut pada pemasangan toren serta jaringan pipa.

Hingga saat ini progresnya telah mencapai 50 persen dan ditargetkan rampung pada 30 April 2026.

Namun demikian, sejumlah kendala teknis juga ditemui di lapangan. Seperti di kawasan Langon Sari, Merak, di mana alat penyedot sempat tersangkut di kedalaman 30 meter akibat lumpur.

Tim pun memutuskan memindahkan titik pengeboran agar pekerjaan tetap bisa berlanjut.

Adapun enam titik lainnya yang masih dalam tahap persiapan tersebar di sejumlah kawasan industri dan instansi, di antaranya lingkungan PT Unit 8, PT SUJ, PT Pelindo II, PT Cemindo, PT Asahimas, serta kantor Dinas PUPR. Seluruhnya akan mulai dikerjakan sesuai jadwal awal Mei.

Mayor Indra menegaskan bahwa pembangunan sumur bor ini menjadi bagian penting dari sasaran fisik TMMD yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Air bersih adalah kebutuhan dasar, melalui program ini kami berharap akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok tersebut dapat terpenuhi dengan baik,” tutupnya.

 

megapolitanco
Editor