Megapolitan.co – Pemulihan listrik di Aceh Tengah memasuki babak krusial karena berlomba dengan waktu. Banyak korban bencana yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Jalur darat yang terputus akibat kerusakan jembatan dan sisa longsor, memaksa bantuan berupa genset didistribusikan menggunakan helikopter.

Dengan kolaborasi dari berbagai pihak, antara lain PLN, BNPB, dan TNI, genset berukuran 250 kVA berhasil diterbangkan menuju RSUD Datu Beru, Takengon, menggunakan helikopter Sikorsky S-61A. Genset ini dapat memberikan suplai listrik untuk menopang layanan kesehatan di RSUD tersebut.

General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, menjelaskan bahwa operasi udara ini merupakan satu-satunya cara untuk menjamin suplai listrik darurat ke rumah sakit rujukan tersebut.

“Pengiriman melalui udara adalah satu-satunya opsi. Dengan koordinasi langsung dari BNPB dan dukungan helikopter, genset dapat diterbangkan dalam waktu sekitar 45 menit. Tanpa mereka, ini tidak mungkin dilakukan dalam waktu singkat,” ujar Eddi, Minggu (7/12/2025).

Sebelum berhasil diterbangkan, paket logistik seberat total 3,6 ton itu (genset 2,6 ton dan trailer 1 ton), sempat gagal pada percobaan pertama karena penyesuaian titik angkat.

Setelah evaluasi teknis bersama BNPB dan TNI AU, pengangkutan udara akhirnya berjalan mulus pada upaya kedua.

Respons Cepat BNPB Menjadi Penentu

Lumpuhnya akses darat membuat BNPB mengambil alih koordinasi untuk memastikan tidak ada gangguan pada layanan kesehatan di RSUD Datu Beru. Helikopter dikerahkan sebagai jalur distribusi utama suplai energi.

“Kami berterima kasih kepada BNPB, PLN, dan TNI yang bergerak cepat. Meski jaringan listrik terputus, layanan kesehatan tetap bisa berjalan berkat genset darurat yang dikirim melalui udara,” ujar Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga.

Direktur Utama RSUD Datu Beru, Gusnarwin, menekankan listrik darurat tersebut menjadi penopang utama layanan medis.

“Listrik adalah nadi operasional rumah sakit. Dengan genset ini, ruang operasi, IGD, dan perawatan kritis tetap berfungsi. Respons cepat BNPB dan PLN sangat berarti bagi keselamatan pasien,” ucapnya.

PLN: Kolaborasi Jadi Kunci Pemulihan Vital

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut kehadiran BNPB di lapangan mempercepat pemulihan layanan publik penting.

“Kami bergerak cepat memulihkan listrik rumah sakit, dan kehadiran BNPB sangat krusial dalam membuka jalur distribusi melalui udara. Kolaborasi ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan langkah ini sejalan dengan instruksi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menempatkan fasilitas kesehatan sebagai prioritas energi.

“Ini bukan hanya tugas teknis, tetapi tanggung jawab kemanusiaan yang kami jalankan bersama BNPB dan TNI,” tambahnya.

BNPB Kokohkan Peran Komando Darurat

Sinergi antarlembaga yang terbangun dalam operasi ini dianggap sebagai contoh koordinasi nasional yang efektif.

“Terima kasih kepada BNPB dan TNI atas dukungan luar biasa. Berkat sinergi ini, genset darurat tiba cepat dan aman, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat Aceh Tengah tidak terganggu,” imbuh Darmawan.

Dengan langkah terpadu ini, pemerintah memastikan layanan publik vital, khususnya sektor kesehatan, tetap berjalan meski wilayah terdampak menghadapi gangguan besar akibat bencana.

Ronnie Sahala
Editor