Megapolitan.co – Koalisi Kawali Indonesia Lestari (KAWALI) Kabupaten Kuningan meminta pemerintah daerah melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan lingkungan hidup.
KAWALI menilai evaluasi penting dilakukan agar pembangunan daerah tidak mengorbankan kelestarian alam.
Desakan tersebut disampaikan Sekretaris Umum DPD KAWALI Kabupaten Kuningan, Rokhim Wahyono, menyusul kekhawatiran terhadap arah pembangunan yang dinilai harus tetap berpijak pada prinsip keberlanjutan.
Kebijakan pembangunan yang tidak dikawal dengan perencanaan ruang yang jelas, dianggap berpotensi menimbulkan masalah lingkungan di kemudian hari.
Selain evaluasi kebijakan, pemerintah daerah juga diminta untuk segera menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
Dokumen tersebut dinilai menjadi instrumen penting dalam mengatur pemanfaatan ruang sekaligus mengendalikan pembangunan di berbagai sektor.
Rokhim menegaskan bahwa keberadaan RDTR sangat krusial untuk memberikan kepastian hukum sekaligus kepastian ruang bagi para investor yang ingin menanamkan modal di Kabupaten Kuningan.
“Dengan adanya RDTR, arah pembangunan akan lebih jelas dan terarah. Investor memiliki panduan yang pasti, sementara pemerintah daerah dapat memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan serta tidak merusak lingkungan,” ujarnya, Selasa (10/3/2026).
Ia menambahkan, pemerintah daerah juga perlu memastikan berbagai regulasi yang telah disusun benar-benar dijalankan secara konsisten.
Di antaranya Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) serta Peraturan Bupati terkait Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah.
Menurutnya, konsistensi dalam menerapkan regulasi tersebut menjadi kunci agar pengembangan wilayah, khususnya sektor pariwisata, tidak bertabrakan dengan upaya perlindungan lingkungan.
KAWALI berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata dengan memprioritaskan penyusunan RDTR.
Selain memberikan kepastian bagi iklim investasi, dokumen tersebut juga dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Kuningan.






Tinggalkan Balasan