Megapolitan.co – Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Hendro Pandowo menyambangi kediaman Iptu Pranoto di Kelurahan Opas Indah, Pangkalpinang, untuk menjenguk sekaligus memberikan dukungan secara langsung. Hal ini sebagai bentuk kepedulian pimpinan terhadap anggotanya.
Iptu Pranoto diketahui merupakan Perwira Pertama (Pama) yang bertugas di Polresta Pangkalpinang. Kunjungan Kapolda dilakukan sekitar pukul 10.15 WIB menggunakan bus, bersama sejumlah pejabat utama Polda seperti Karo Logistik, Dir Pamobvit, Kabid Dokkes, Kabid Humas, dan Kapolresta Pangkalpinang.
“Tadi kita kerumahnya Pak Pranoto, untuk menjenguk dan juga memberikan perhatian kepada anggota kita yang sedang sakit,” kata Hendro, Selasa (5/8/2025).
Ia menjelaskan kunjungan ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata empati sekaligus dorongan moral kepada seluruh jajaran agar menjaga solidaritas dan kebersamaan.
“Apel pagi kemarin saya ingatkan keseluruh anggota, kalau ada teman kita yang sakit, silahkan dilihat dijenguk khususnya yang satu angkatan termasuk Komandannya dan rekan satu kantornya,” ujar Hendro.
Menurutnya, perhatian dari pimpinan bisa menjadi motivasi tersendiri bagi anggota yang sedang dirundung masalah kesehatan.
“Setidaknya kita memberikan kesan yang luar biasa buat mereka, bahwa selaku pimpinan Kapolda selalu hadir dan ada untuk menemui mereka yang sakit,” terangnya.
Ia juga menyampaikan harapannya agar anggota yang tengah sakit segera pulih dan kembali bertugas.
“Semoga rekan-rekan kita anggota yang sakit segera diberikan kesembuhan. Dan bagi anggota yang lainnya diberikan kesehatan dan keselamatan sehingga bisa terus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Dari unggahan di akun media sosial resmi Polda Babel, Irjen Pol Hendro Pandowo memang kerap membagikan aktivitas hariannya, termasuk saat menjenguk anggota Polri yang sedang dirawat, baik di rumah sakit maupun di rumah pribadi.
Tak hanya untuk internal kepolisian, jenderal bintang dua ini juga tercatat beberapa kali mengunjungi warga sipil dan awak media yang tengah sakit sebagai bentuk empati dan pendekatan humanis kepada masyarakat.






Tinggalkan Balasan