Megapolitan.co – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang mengguyur Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, sejak Minggu siang, menyebabkan sejumlah ruas jalan dan area persawahan tergenang.

Salah satu titik terparah terjadi di Jalan TB Hasan, Kampung Cimesir, Rangkasbitung.

Genangan air mencapai 20 hingga 40 sentimeter, menjadikannya sebagai salah satu jalur terendah yang kerap terdampak banjir.

Kondisi ini membuat arus lalu lintas terganggu. Sejumlah sepeda motor, bahkan mengalami mogok. Sebagian pengendara terpaksa memutar balik untuk menghindari genangan.

Atep, salah satu pengendara motor, mengaku harus mendorong kendaraannya setelah mesinnya mati saat melintasi genangan air. Menurutnya, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi.

“Mogok pas di tengah-tengah banjir. Hampir setiap hujan deras pasti banjir di sini, tapi sampai sekarang belum ada penanganan dari dinas terkait,” ujar Atep, Minggu (11/1/2026).

Keluhan serupa disampaikan Diki, pengendara lainnya, yang juga terpaksa mendorong motornya akibat mogok. “Airnya cukup tinggi, jadi motor gak kuat jalan. Mau gak mau harus didorong. Ini sangat mengganggu, apalagi kalau sedang buru-buru,” keluh Diki.

Tak hanya merendam jalan, banjir juga menggenangi puluhan hektare lahan persawahan yang berada di sepanjang bahu Jalan TB Hasan. Kondisi ini dikhawatirkan dapat merusak tanaman padi milik petani setempat.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan intervensi, baik melalui perbaikan sistem drainase maupun penanganan permanen, agar banjir di kawasan tersebut tidak terus berulang setiap kali hujan turun.