Megapolitan.co – Ribuan rumah warga di Kabupaten Pandeglang, Banten, terendam banjir akibat tingginya intensitas curah hujan yang terjadi sejak beberapa hari terakhir.

Ketinggian air dilaporkan mencapai lebih dari satu meter di sejumlah titik terdampak.

Banjir meluas di empat kecamatan, yakni Cigeulis, Sobang, Panimbang, dan Angsana. Dari keempat wilayah tersebut, Desa Bojen di Kecamatan Sobang menjadi salah satu titik dengan dampak terparah.

Ketinggian air bervariasi antara 50 sentimeter hingga lebih dari satu meter. Kondisi ini dipicu meluapnya sejumlah aliran sungai setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut secara terus-menerus.

Sejumlah warga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari genangan yang terus meningkat sejak Kamis, 9 April 2026 dini hari.

Salah satu warga terdampak, Yuyun, mengatakan air mulai masuk ke permukiman warga sejak dini hari dan dengan cepat meninggi sehingga memaksa sebagian warga meninggalkan rumah mereka.

“Banjir mulai datang sejak Kamis pagi. Beberapa warga sudah harus mengungsi karena air semakin tinggi,” ujar Yuyun.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pandeglang mencatat sedikitnya 2.500 kepala keluarga atau sekitar 7.500 jiwa terdampak dalam bencana banjir tersebut.

Sekretaris BPBD Kabupaten Pandeglang, Nana Mulyana, menyebut pihaknya telah mengerahkan tim reaksi cepat bersama BPBD Provinsi Banten untuk membantu evakuasi dan penanganan warga terdampak.

“Tim reaksi cepat sudah kami turunkan untuk membantu warga di lokasi banjir, termasuk melakukan evakuasi dan pendataan dampak,” kata Nana, Jumat (10/4/2026).

Hingga kini, hujan dengan intensitas tinggi masih terjadi di wilayah Pandeglang.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan mengingat kondisi cuaca yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

megapolitanco
Editor