Megapolitan.co – Salah satu direktur dari tiga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Bekasi tengah diterpa isu miring. Proses fit and proper test yang semestinya menjaring pemimpin profesional, justru diwarnai dugaan penggunaan ijazah sarjana aspal.

Kecurigaan ini mencuat setelah Direktur Eksekutif Center Budget of Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi mengaku telah menelusuri rekam jejak akademik para kandidat.

“Kecurigaan kami, salah satu Direktur Utama yang tersebar di tiga BUMD, dugaan kuat menggunakan ijasah sarjananya ilegal,” ujar Uchok dalam keterangannya, dikutip Jumat 12 Desember 2025.

Ia kemudian membeberkan dugaan pemalsuan ijazah itu tidak berdiri sendiri, melainkan terkait dengan jaringan terorganisir.

Atas temuan tersebut, Uchok mendorong agar Kemendagri, khususnya Direktorat BUMD, segera turun tangan ke Kota Bekasi.

“Sebab ada proses seleksi yang janggal dan dugaan manipulasi persyaratannya, terkait otentikasi persyaratan ijasah, kami harap pihak Kemendagri untuk pro aktif,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait dugaan penggunaan ijazah palsu dari Pemkot Bekasi.

Ronnie Sahala
Editor