Megapolitan.co – Fasilitas bagi jajaran pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi perhatian di tengah masyarakat yang masih menghadapi tekanan ekonomi dan beban cicilan pinjaman online (pinjol).
Center For Budget Analysis (CBA) mempertanyakan besarnya anggaran yang dialokasikan untuk fasilitas golf Dewan Komisioner OJK.
Berdasarkan catatan yang dikutip CBA, terdapat sejumlah pos anggaran permainan golf bernilai miliaran rupiah dalam dua tahun anggaran.
CBA mencatat anggaran permainan golf Dewan Komisioner OJK mencapai sekitar Rp15,8 miliar pada 2023. Sementara pada 2024, anggaran tersebut disebut berada di angka sekitar Rp12 miliar.
Untuk pos fasilitas golf dengan kode 5131024000, CBA menyebut realisasinya mencapai sekitar Rp2,9 miliar pada 2023 dan sekitar Rp1,4 miliar pada 2024.
Adapun fasilitas golf dengan kode 5131024002 tercatat memiliki realisasi sekitar Rp1,2 miliar pada 2023 dan kembali mencapai sekitar Rp1 miliar pada 2024.
Besarnya anggaran tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai prioritas penggunaan anggaran OJK. Terlebih, lembaga tersebut memiliki peran dalam mengawasi sektor jasa keuangan sekaligus memberikan perlindungan kepada konsumen.
Sorotan terhadap fasilitas pejabat OJK juga datang dari Koordinator Nasional Gerakan Santri Biru Kuning (GSBK), Febri Yohansyah.
Febri menyoroti anggaran rumah jabatan yang diperuntukkan bagi sejumlah anggota Dewan Komisioner OJK. Ia menyebut nilai sejumlah rumah jabatan tersebut mencapai miliaran rupiah.
“Selain anggaran golf untuk komisioner OJK, ada juga anggaran rumah jabatan untuk anggota Dewan Komisioner OJK,” kata Febri dalam keterangannya, Rabu (9/9/2026).
Tinggalkan Balasan