Megapolitan.co – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, pada Jumat, 1 Mei 2026 sore, menyebabkan sejumlah permukiman dan ruas jalan terendam banjir. Ketinggian air dilaporkan mencapai 40 hingga 50 sentimeter.
Banjir terjadi di sejumlah titik, di antaranya Kampung Papanggo dan Kampung Pasir BPM.
Air menggenangi puluhan rumah warga, memaksa sebagian dari mereka melakukan upaya darurat dengan menutup pintu rumah menggunakan karung pasir untuk menahan air masuk.
Tak hanya permukiman, genangan juga merendam sejumlah ruas jalan utama. Kondisi ini mengganggu arus lalu lintas, bahkan beberapa pengendara terpaksa memutar arah karena tingginya genangan. Air juga dilaporkan masuk ke sejumlah perkantoran yang berada di sisi jalan.
Rudi, salah satu warga terdampak, mengaku banjir kerap terjadi setiap kali hujan deras turun. Kondisi tersebut berdampak langsung pada usaha percetakan miliknya.
“Setiap hujan deras, rumah dan tempat usaha saya selalu terendam. Akibatnya, usaha terpaksa tutup,” ujarnya, Sabtu 2 Mei 2026.
Keluhan serupa disampaikan Gita, warga lainnya. Ia menyebut banjir menjadi langganan di wilayah tersebut saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur.
“Kalau hujan deras, rumah pasti tergenang. Drainase di sini juga kurang baik, jadi air sering meluap,” kata Gita.
Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda kawasan perkotaan Rangkasbitung.
Mereka mengaku telah beberapa kali menyampaikan keluhan melalui surat resmi, namun hingga kini belum ada penanganan yang optimal.






Tinggalkan Balasan