Megapolitan.co – Proses pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatera terus berjalan. Memasuki fase rehabilitasi, prajurit TNI dikerahkan untuk membersihkan berbagai fasilitas umum guna membantu warga kembali menjalani aktivitas sosial dan keagamaan secara normal.

Di Aceh Tamiang, salah satu fokus pembersihan dilakukan di instalasi farmasi Kecamatan Karang Baru. Dengan memanfaatkan alat berat berupa ekskavator berukuran kecil serta tenaga manual, personel TNI mengangkut lumpur dan sampah plastik yang terbawa banjir. Sekitar delapan hingga sepuluh prajurit terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Pembersihan juga dilakukan di sejumlah tempat ibadah di wilayah Aceh. Di beberapa desa di Kabupaten Pidie dan Bireuen, prajurit TNI membersihkan sisa lumpur, merapikan lingkungan sekitar, hingga melakukan pengecatan ulang meunasah agar kembali dapat digunakan oleh masyarakat.

Sementara itu, di Kabupaten Gayo Lues, personel TNI bergotong royong bersama warga memperbaiki fasilitas masjid di Desa Sentul, Kecamatan Tripe Jaya. Perbaikan meliputi pemasangan kembali jendela masjid yang rusak akibat bencana.

Di Sumatera Utara, upaya pemulihan menyasar tempat ibadah lintas agama. Sejumlah gereja dibersihkan, antara lain Gereja HKBP di Desa Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, serta Gereja Katolik di Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

Selain rumah ibadah, TNI juga membersihkan kantor desa, pasar tradisional, dan fasilitas umum lainnya sebagai bagian dari percepatan pemulihan kehidupan masyarakat.

Perbaikan turut difokuskan pada infrastruktur dasar, seperti jalan desa di Kabupaten Tapanuli Utara. Pembersihan dilakukan di Desa Huta Julu, Kecamatan Parmonangan, serta Desa Pagaran Lambung I dan Desa Sibalanga di Kecamatan Adian Koting, untuk memastikan mobilitas warga dan distribusi kebutuhan sehari-hari kembali lancar.

Seluruh kegiatan tersebut dilaksanakan bersama masyarakat setempat melalui kerja gotong royong.

Langkah ini tidak hanya bertujuan memulihkan kondisi fisik wilayah, tetapi juga menghidupkan kembali ruang-ruang sosial yang menjadi pusat aktivitas dan kebersamaan warga.

Melalui sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, proses pemulihan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan menyeluruh, sehingga kehidupan warga terdampak bencana dapat kembali pulih secara bertahap.

megapolitanco
Editor