Megapolitan.co – Pemerintah Kota Bekasi mengalokasikan anggaran lebih dari Rp25 miliar untuk pembangunan Balai Patriot Plaza di kompleks Kantor Wali Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani, Bekasi Selatan.
Proyek belanja modal konstruksi tersebut dikelola Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi dan telah memasuki tahapan lelang sejak akhir Januari 2026.
Namun hingga beberapa waktu setelah tender dibuka, belum terlihat daftar kontraktor yang mendaftar, meski paket pekerjaan konstruksi gedung dan bangunan itu ditetapkan untuk diikuti maksimal 18 peserta.
Tender tercatat dengan kode 10112480000 dan RUP 62439400, yang mulai berjalan sejak 28 Januari 2026.
Berdasarkan dokumen pengadaan, metode lelang menggunakan sistem pascakualifikasi satu file dengan mekanisme harga terendah sistem gugur.
Proses tender ini tidak menerapkan reverse auction dan ditujukan bagi penyedia jasa dengan kualifikasi usaha menengah.
Dari sisi persyaratan administrasi, peserta diwajibkan memenuhi ketentuan perizinan sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dengan klasifikasi KBLI 41012 Konstruksi Gedung Perkantoran serta Sertifikat Badan Usaha (SBU) BG002 untuk konstruksi gedung perkantoran.
Sementara syarat teknis mensyaratkan pengalaman pekerjaan konstruksi minimal dalam empat tahun terakhir, baik pada proyek pemerintah maupun swasta, termasuk pekerjaan subkontrak.
Proyek ini akan menyasar bangunan Balai Patriot yang berada di lingkungan perkantoran Pemkot Bekasi. Bangunan tersebut dikenal sebagai gedung lama dengan nuansa arsitektur Betawi dan berdiri di atas lahan sekitar 300 meter persegi, tepat di sisi Gedung Wali Kota Bekasi.
Hingga kini, Balai Patriot masih difungsikan sebagai lokasi rapat rutin seluruh satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi setiap Senin pagi.
Proses lelang pembangunan gedung baru ini pun menjadi sorotan, mengingat nilai proyek yang besar dan fungsi strategis bangunan di pusat pemerintahan daerah.






Tinggalkan Balasan