Menanggapi persoalan itu, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswati Ningsih, menjelaskan bahwa penanganan sampah pasar menjadi tanggung jawab Dinas Perindustrian dan Perdagangan melalui UPTD Pasar.
“Kewenangan kami menyiapkan tiga unit truk setiap harinya untuk mengangkut sampahnya ke TPA,” ujar Kiswati.
Meski demikian, DLH tetap akan turun tangan menuntaskan penumpukan sampah yang kini mengganggu warga.
“Besok pagi saya turunkan 10 unit truk dan personil untuk membereskan sampahnya, yang ternyata tidak hanya dari pasar namun juga dari pihak-pihak truk swasta yang tidak bertanggung jawab,” ungkapnya.
Kiswati juga mengingatkan UPTD Pasar agar tidak lagi menumpuk sampah di bahu jalan karena lokasi tersebut akan dipakai untuk parkir truk molen proyek konstruksi.
“Lokasi akan digunakan sebagai lokasi parkir truk molen proses konstruksi sehingga tidak dijadikan untuk menumpuk sampah kembali,” ujarnya.
Ia menutup dengan ajakan kolaborasi lintas instansi dan warga untuk menjaga kebersihan kota.
“Ayuk tetep semangat bantu saling mengingatkan untuk Kota Bekasi yang lebih nyaman. Besok saya turunkan 10 unit beserta staf saya. Semoga Kepala UPTD Pasarnya juga sat set,” tandasnya.






Tinggalkan Balasan