Megapolitan.co – Penunjukan Hasan Nasbi sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi menjadi langkah baru dalam memperkuat penyampaian informasi pemerintah.
Dalam keterangannya, Hasan menegaskan komitmennya untuk membangun koordinasi yang solid dengan berbagai lembaga, termasuk Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) dan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Menurutnya, peran ini akan difokuskan pada penguatan sinergi lintas institusi agar pesan-pesan pemerintah dapat tersampaikan lebih efektif dan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
“Untuk memperkuat lagi bidang komunikasi yang dikeluarkan oleh pemerintah, supaya pesan-pesan yang ingin disampaikan publik itu bisa lebih baik lagi, bisa jauh lebih sampai dan bisa dipahami oleh masyarakat,” ujar Hasan di Istana Negara, Jakarta, Senin 27 Apeil.2026.
Ia juga menyoroti pentingnya menghadapi tantangan komunikasi di era informasi cepat, termasuk maraknya misinformasi yang beredar. Pemerintah, kata dia, harus hadir untuk meluruskan informasi yang tidak sesuai fakta.
“Termasuk juga nanti dari pemerintah tentu akan dan harus juga meluruskan hal-hal, berita-berita, pemahaman atau informasi yang tidak benar terhadap pemerintah,” lanjutnya.
Dalam menjalankan tugasnya, Hasan membuka kemungkinan untuk terlibat dalam penyusunan strategi komunikasi hingga penguatan substansi pesan pemerintah.
Ia menilai, kolaborasi yang erat antar lembaga akan menjadi faktor penting dalam membangun komunikasi publik yang lebih terarah.
“Jadi, kalau mungkin nanti akan ada di Bakom, ada di Komdigi, kita mungkin nanti akan membantu pemerintah dalam soal strategi, dalam soal yang sifatnya mungkin ke substansi,” ucapnya.
Tak hanya itu, Hasan juga menegaskan kesiapan untuk menjalin komunikasi yang lebih intens dengan media massa sebagai mitra strategis pemerintah.
“Ketemu dengan teman-teman media kita juga insya Allah siap. Nanti kita sering ketemu,” tandasnya.






Tinggalkan Balasan