Megapolitan.co – Sebanyak 3.972 personel gabungan akan diterjunkan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Banten.

Ribuan personel tersebut dilibatkan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026 yang digelar Polda Banten.

Kesiapan pengamanan itu ditandai dengan apel gelar pasukan yang berlangsung di halaman Mapolda Banten, Kota Serang, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut menjadi bagian dari persiapan pengamanan jalur mudik, pusat keramaian, hingga tempat ibadah selama periode Lebaran.

Ribuan personel yang diterjunkan berasal dari berbagai unsur, mulai dari Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas, PMI, BMKG hingga relawan.

Apel gelar pasukan dipimpin Kapolda Banten Irjen Pol Hengki yang didampingi Gubernur Banten Andra Soni serta jajaran Forkopimda.

Dalam kesempatan tersebut, pimpinan daerah juga melakukan pengecekan kesiapan personel, kendaraan taktis hingga pasukan pengurai massa.

Operasi Ketupat Jaya 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Operasi ini difokuskan untuk memastikan kelancaran arus mudik serta menjaga keamanan masyarakat selama momentum Lebaran.

Untuk mendukung pengamanan, Polda Banten menyiapkan 57 pos yang terdiri dari 39 pos pengamanan, 10 pos pelayanan, enam pos terpadu, serta dua pos penanggulangan bencana.

Pos-pos tersebut akan ditempatkan di sejumlah wilayah seperti Kabupaten Lebak, Pandeglang, Serang, Tangerang, serta Kota Serang dan Kota Cilegon.

Pengamanan juga difokuskan pada jalur penyeberangan yang menjadi pintu utama arus mudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.

Sejumlah pelabuhan yang menjadi titik perhatian antara lain Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, Pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, serta Pelabuhan Bandar Bakau Jaya Bojonegara.

Kapolda Banten menegaskan operasi ini merupakan operasi kemanusiaan yang bertujuan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi masyarakat selama perjalanan mudik.

“Operasi Ketupat ini merupakan operasi kemanusiaan untuk memberikan keselamatan dan kelancaran bagi para pemudik, sesuai arahan Kapolri dengan semangat mudik aman, keluarga bahagia,” ujar Hengki.

Selain pengamanan jalur mudik, Polda Banten juga menyediakan layanan penitipan kendaraan bagi masyarakat yang akan bepergian selama Lebaran. Layanan tersebut tersedia di kantor Polres, Polsek hingga Mapolda Banten.

Masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan darurat melalui call center 110 yang siaga selama 24 jam untuk menerima laporan maupun permintaan bantuan.

Dalam pengamanan di jalur penyeberangan, personel kepolisian juga ditempatkan di atas kapal yang melayani lintasan Merak–Bakauheni.

Personel yang dilibatkan berasal dari Brimob dan Polair dengan dukungan unsur TNI untuk memastikan keamanan selama proses keberangkatan dan kedatangan kapal.

Selain itu, personel dari Diserse Narkoba dan Direktorat Pengamanan Objek Vital turut diterjunkan guna mengantisipasi peredaran narkotika serta menjaga keamanan di area pelabuhan selama masa mudik Lebaran.

megapolitanco
Editor