Megapolitan.co – Banjir kembali merendam permukiman warga di Desa Idaman, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Minggu sore (11/1/2026), setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari terakhir.

Air hujan membuat aliran Sungai Cilemer meluap dan masuk ke pemukiman warga di Kampung Tajur. Ketinggian air disebutkan berkisar 50 sentimeter hingga satu meter.

Kondisi tersebut membuat akses jalan terputus. Sebagian besar warga memilih bertahan dan belum mengungsi. Aktivitas sehari-hari pun lumpuh total akibat genangan air yang belum surut.

“Semuanya tidak bisa beraktivitas. Jalan terputus, mau keluar kampung juga tidak bisa. Air masuk ke rumah sejak sore,” kata Mamad, salah seorang warga terdampak banjir.

Data sementara mencatat sedikitnya 1.226 warga dari 422 kepala keluarga terdampak banjir kali ini. Hingga saat ini belum ada korban jiwa yang dilaporkan.

Kepala Desa Idaman, Ilman, mengatakan banjir di wilayahnya kerap terjadi akibat meluapnya Sungai Cilemer saat hujan dengan intensitas tinggi.

“Kalau hujan deras dua hari berturut-turut, Sungai Cilemer pasti meluap. Sekarang seluruh akses terputus dan aktivitas warga lumpuh,” ujar Ilman.

Ia menambahkan, pihak desa telah mengimbau warga untuk tetap waspada mengingat potensi curah hujan masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.

“Masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, kami minta meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika debit air kembali naik,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, banjir masih menggenangi sejumlah rumah warga dan petugas terus melakukan pemantauan di lokasi terdampak.

Ronnie Sahala
Editor