Megapolitan.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 4.838 rekening telah menerima Dana Tunggu Hunian (DTH) dengan total nilai bantuan mencapai Rp8.708.400.000, hingga Selasa, 30 Desember 2025 pukul 15.00 WIB.

Upaya percepatan DTH ini terus digenjot bagi masyarakat terdampak bencana Sumatera.

Percepatan penyaluran dilakukan melalui sinergi dengan perbankan nasional, khususnya bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Salah satu skema yang diterapkan adalah layanan jemput bola untuk pembukaan rekening penerima manfaat, terutama bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat.

Di Kota Sibolga, Sumatera Utara, Bank BNI mendatangi langsung lokasi pengungsian untuk melayani pembukaan rekening warga, dengan pendampingan pemerintah daerah. Langkah ini dinilai efektif mempercepat proses administrasi yang selama ini menjadi kendala.

Penyerahan Dana Tunggu Hunian di Kota Sibolga dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025, di Masjid Budi Sehati, Kelurahan Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, yang saat ini difungsikan sebagai tempat pengungsian.

Sebanyak 31 kepala keluarga dari Kelurahan Pancuran Gerobak, Pasar Baru, dan Kota Baringin menerima DTH secara simbolis yang diserahkan oleh Wakil Wali Kota Sibolga.

BNPB menjelaskan, Dana Tunggu Hunian diberikan untuk jangka waktu tiga bulan, terhitung Desember 2025 hingga Februari 2026.

Bantuan tersebut diperuntukkan bagi pembiayaan sewa hunian sementara selama masa pemulihan pascabencana.

Secara nasional, penyaluran DTH dilakukan melalui beberapa bank Himbara. Bank BRI telah menyalurkan bantuan kepada 1.461 rekening dengan nilai Rp2.629.800.000 di wilayah Pasaman Barat, Solok, Padang Panjang, Lima Puluh Kota, Padang Pariaman, dan Tapanuli Selatan.

Sementara itu, Bank Mandiri menyalurkan DTH ke 1.518 rekening senilai Rp2.732.400.000 yang tersebar di Kota Padang, Humbang Hasundutan, Kota Sibolga, dan Tapanuli Tengah.

Bank BNI menyalurkan bantuan melalui 977 rekening dengan total Rp2.732.400.000 di Kabupaten Agam dan Kabupaten Langkat.

Adapun Bank BSI menyalurkan 882 rekening senilai Rp1.587.600.000 untuk wilayah Gayo Lues, Pidie Jaya, Aceh Tengah, dan Kota Lhokseumawe.

BNPB juga mencatat total usulan pembukaan rekening DTH dari para bupati dan wali kota mencapai 8.184 kepala keluarga.

Namun, hingga akhir Desember 2025, baru 4.838 rekening yang berhasil diproses dan dicairkan. Adapun sisa usulan masih terkendala persoalan administrasi, seperti ketidaksesuaian NIK, data ganda, serta kelengkapan dokumen dalam surat keputusan.

Pada hari yang sama, BNPB menerima tambahan usulan baru dari Kabupaten Aceh Tenggara sebanyak 383 KK, Kabupaten Bireuen 3.629 KK, dan Kabupaten Tapanuli Utara 117 KK.

Seluruh usulan tersebut akan diproses dan diteruskan ke bank Himbara untuk tahapan pembukaan rekening dan pencairan bantuan.

BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penyaluran Dana Tunggu Hunian agar berlangsung transparan, tepat sasaran, dan semakin dipercepat demi mendukung pemulihan kehidupan masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah.

Ronnie Sahala
Editor