Megapolitan.co – Bank BCA Syariah mencatatkan pertumbuhan pembiayaan sebesar 18,2% secara tahunan (year-on-year/YoY) pada semester I-2025, mencapai Rp 11,3 triliun.

Kinerja positif ini menandai penguatan sektor pembiayaan syariah di tengah dinamika ekonomi nasional.

Dari total pembiayaan, segmen komersial masih mendominasi dengan porsi 76,7% atau setara Rp 8,6 triliun, tumbuh 13,2% YoY. Namun, pertumbuhan tertinggi justru datang dari segmen konsumer yang melonjak 56,1% YoY menjadi Rp1,7 triliun—didorong oleh lonjakan pembiayaan emas sebesar 231,2% hingga mencapai Rp300 miliar.

Adapun segmen konsumer mencatatkan pertumbuhan pembiayaan tertinggi yaitu sebesar 56,1% YoY mencapai Rp 1,7 triliun. Pertumbuhan tertinggi di segmen konsumer ditunjukkan oleh pembiayaan emas yang tumbuh sebesar 231,2% YoY mencapai Rp300 miliar.

Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum mengatakan, untuk target pembiayaan hingga akhir tahun, pihaknya masih berpegang pada rencana bisnis bank (RBB) yakni di 8%-10%.

“Kami gak melakukan koreksi untuk RBB. Jadi, tetap optimis untuk target pertumbuhan pembiayaan. Mestinya bisa di atas itu dengan melihat capaian di semester I ini,” ungkap Yuli kepada wartawan usai paparan kinerja perseroan, Rabu 6 Agustus 2025.

Dalam menggenjot pertumbuhan pembiayaan hingga akhir tahun, BCA Syariah akan terus melakukan inovasi produk dan juga layanan secara digital.

Misalnya, dengan meningkatkan komposisi dana murah dan melihat peluang pada sektor yang tumbuh signifikan dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.

megapolitanco
Editor