Megapolitan.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sempat berhenti beroperasi selama masa libur Lebaran, kini kembali berjalan efektif sejak 31 Maret 2026.

Badan Gizi Nasional (BGN) juga membuka layanan pengaduan terkait program ini selama 24 jam penuh.

Namun di tengah berjalannya kembali program tersebut, publik di media sosial dihebohkan oleh sebuah kejadian yang melibatkan unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Malang, Jawa Timur.

Insiden itu menjadi sorotan setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) beredar dan ramai diperbincangkan warganet, terutama terkait dugaan kurangnya ketelitian dalam proses distribusi makanan bergizi.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @infomalangan Jumat, (3/4/2026), terlihat sebuah mobil operasional SPPG di Penarukan, Kepanjen, Malang mulai bergerak untuk mendistribusikan MBG.

Awalnya tidak ada yang janggal, hingga kendaraan meninggalkan lokasi dengan membawa tumpukan wadah makanan.

Situasi berubah ketika bagian belakang kendaraan diduga tidak tertutup sempurna, yang kemudian memicu kepanikan di sekitar lokasi.

“Tidak terbayang kalau sopir tiba-tiba ngerem, ompreng MBG bisa langsung berjatuhan dan berantakan. Kejadian ini terjadi di SPPG Penarukan Kepanjen, Malang,” tulis keterangan postingan.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah petugas SPPG yang berada di lokasi tampak berupaya mengejar kendaraan yang sudah terlanjur pergi.

Bahkan, salah satu petugas terlihat menggunakan sepeda motor untuk menyusul mobil distribusi tersebut.

Hingga kini, pihak SPPG belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Peristiwa ini menimbulkan opini publik tentang pentingnya kedisiplinan dan kehati-hatian dalam proses distribusi MBG agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sementara itu, unggahan video tersebut tercatat telah mendapat ribuan tanda suka dari pengguna Instagram, hingga Jumat (3/4/2026) pukul 09.00 WIB.

megapolitanco
Editor