Operasi di darat juga diperkuat dengan dukungan enam helikopter dan satu pesawat untuk mendukung operasi modifikasi cuaca maupun kegiatan patroli.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi salah satu perhatian utama dalam penanganan karhutla tersebut.

“Yang paling utama adalah melindungi masyarakat dan menjaga lingkungan Kalteng tetap aman dari dampak kabut asap,” kata Agustiar.

Selain menangani kebakaran, pemerintah daerah juga melakukan langkah penanganan terhadap dampak kekeringan yang dirasakan masyarakat.

Hingga 5 September 2026, Pemprov Kalteng mencatat telah mendistribusikan sebanyak 635.850 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak.

Evakuasi Warga Bukan Berarti Negara Meninggalkan Masyarakat

Beredarnya video warga yang harus dievakuasi atau menggunakan masker akibat paparan asap juga perlu dipahami dalam konteks penanganan bencana.

Evakuasi warga, perlindungan terhadap kelompok rentan, pemantauan kualitas udara, hingga layanan penanganan kesehatan merupakan bagian dari respons pemerintah ketika kondisi lingkungan mulai berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.

Karena itu, adanya warga yang dievakuasi tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai bukti bahwa negara meninggalkan masyarakat.

Sebaliknya, upaya perlindungan terhadap warga dapat dilakukan secara bersamaan dengan langkah pemadaman dan pengendalian terhadap sumber kebakaran.

Di sisi lain, kondisi tersebut juga menjadi pengingat bahwa keberhasilan penanganan karhutla tidak cukup hanya diukur dari berkurangnya jumlah titik api.

megapolitanco
Editor