Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa karakteristik gambut menjadi salah satu tantangan terbesar dalam proses pemadaman kebakaran.
“Lahan gambut ini yang susah untuk dipadamkan,” ujar Suharyanto dalam laporan perkembangan penanganan karhutla.
Artinya, ketika api di permukaan sudah tidak lagi terlihat, proses penanganan belum tentu berakhir. Pendinginan, pembasahan, pemantauan, serta patroli tetap harus dilakukan untuk mencegah bara di dalam tanah kembali memicu kebakaran.
OMC Digelar di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah
Upaya pengendalian karhutla juga diperkuat melalui pendekatan udara dan langkah pencegahan. Kementerian Kehutanan bersama BMKG meningkatkan pengendalian kebakaran melalui pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca atau OMC di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.
Di Kalimantan Barat, OMC dijadwalkan berlangsung pada 5-14 September 2026 dengan menggunakan pesawat CASA 212 dan dukungan logistik dari BNPB. Sementara itu, pelaksanaan OMC di Kalimantan Tengah dijadwalkan berlangsung pada 6-14 September.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Dwi Januanto Nugroho menjelaskan bahwa pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan sejumlah pertimbangan, termasuk analisis meteorologi, potensi pertumbuhan awan, perkembangan kebakaran, hingga pemantauan tinggi muka air tanah.
“OMC menjadi dukungan penting bagi petugas gabungan yang terus melakukan pemadaman di lapangan,” kata Dwi Januanto.
Dengan demikian, pengendalian karhutla dilakukan melalui sejumlah pendekatan secara bersamaan, mulai dari pemadaman darat, dukungan operasi udara, pembasahan lahan, hingga upaya meningkatkan peluang terjadinya hujan.
Kalteng Siagakan 10.700 Personel
Skala penanganan yang dilakukan pemerintah juga terlihat di Kalimantan Tengah. Pemerintah Provinsi Kalteng menyiagakan sebanyak 10.700 personel gabungan untuk memperkuat upaya penanganan karhutla di berbagai daerah.
Personel gabungan tersebut berasal dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, Manggala Agni, pemadam kebakaran, masyarakat peduli api, serta berbagai unsur lainnya.
Tinggalkan Balasan