Megapolitan.co – Meningkatnya aktivitas kendaraan di jalan raya pada pagi hari menjadi tantangan bagi keselamatan pengguna jalan, terutama pelajar yang harus menyeberang saat jam masuk sekolah.
Kondisi tersebut membutuhkan pengaturan lalu lintas agar aktivitas kendaraan tidak membahayakan pejalan kaki.
Situasi itu menjadi perhatian Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak. Bersama Wakapolres Kompol Singgih Aditya Utama, Helen turun langsung mengatur arus kendaraan sekaligus membantu pelajar menyeberang di depan SMP Negeri 3 Mentok, Senin (2/11/2026).
Kehadiran jajaran kepolisian tersebut merupakan bagian dari kegiatan Strong Point pagi yang rutin digelar untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan menjaga keamanan masyarakat selama aktivitas pagi berlangsung.
Para petugas mengatur pergerakan kendaraan serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyeberangi jalan.
Langkah ini dilakukan untuk mengurangi risiko kecelakaan di tengah aktivitas kendaraan yang meningkat pada jam berangkat sekolah.
Kasi Humas IPTU Yos Sudarso mengatakan, perlindungan terhadap pelajar menjadi salah satu prioritas dalam kegiatan pengaturan lalu lintas pagi.
“Strong Point pagi bukan hanya tentang mengatur arus kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman. Kami ingin anak-anak yang berangkat sekolah dapat menyeberang dengan nyaman tanpa harus khawatir terhadap kepadatan lalu lintas,” ujarnya.
Dia menjelaskan, penempatan personel akan terus dioptimalkan pada sejumlah lokasi yang membutuhkan pengawasan lalu lintas.
Kawasan sekolah dan pusat kegiatan masyarakat menjadi titik yang mendapat perhatian karena tingginya aktivitas pengguna jalan.
Menurutnya, kehadiran polisi tidak sebatas mengurai kemacetan, tetapi juga memberikan perlindungan secara langsung kepada masyarakat.
Pelayanan tersebut diharapkan dapat dilakukan secara cepat dan humanis sesuai kebutuhan di lapangan.
Melalui kegiatan Strong Point pagi, Polres Bangka Barat juga mengusung semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Kehadiran personel di lingkungan sekolah diharapkan dapat membantu menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman, khususnya bagi pelajar sebagai pengguna jalan yang rentan terhadap risiko kecelakaan.






Tinggalkan Balasan