Megapolitan.co – Seorang wisatawan bernama Siti Fadilah (10) mengalami kejang di kawasan Pantai Anyer pada Selasa (24/3/2026). Korban ditangani oleh personel Biddokkes Polda Banten agar segera memperoleh tindakan medis.
Bocah perempuan itu disebutkan tiba-tiba kejang di tengah aktivitas. Sebelumnya, ia sempat demam, namun tetap aktif bermain di bawah terik matahari, yang akhirnya memicu kejang. Kondisinya diperparah oleh riwayat epilepsi yang dimilikinya.
Masyarakat yang berada di sekitar lokasi segera meminta bantuan kepada personel Biddokkes Polda Banten yang tengah bertugas.
Tanpa menunggu lama, tim medis langsung memberikan pertolongan pertama di tempat untuk menstabilkan kondisi korban.
Setelah pemeriksaan awal, dokter memutuskan untuk merujuk Siti ke Puskesmas Anyer agar mendapat penanganan lebih lengkap. Evakuasi berlangsung cepat dan terkoordinasi demi keselamatan anak tersebut.
Kabidhumas Polda Banten, Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, menekankan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk keamanan, tetapi juga untuk pelayanan kemanusiaan.
“Kesigapan personel dalam menangani kondisi darurat seperti ini menjadi bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, termasuk dalam situasi medis yang membutuhkan penanganan segera,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan orang tua agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan anak, terutama saat beraktivitas di luar ruangan dengan cuaca panas.
“Kami mengimbau agar masyarakat, khususnya orang tua, tidak mengabaikan kondisi kesehatan anak. Jika anak dalam keadaan kurang sehat, sebaiknya tidak dipaksakan untuk beraktivitas di luar ruangan, guna mencegah risiko yang dapat membahayakan,” imbuhnya.
Kejadian ini sekaligus menegaskan kembali komitmen Polda Banten untuk memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat, baik dalam aspek keamanan maupun kemanusiaan.






Tinggalkan Balasan