Megapolitan.co.- Operasi pencarian korban longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, kembali membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan menemukan satu korban meninggal dunia, sehingga jumlah korban tewas bertambah menjadi enam orang.
Korban ditemukan di dasar aliran kali yang berada di sekitar lokasi longsor, tertutup material sampah dan tidak jauh dari area ditemukannya truk pengangkut sampah.
Proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena posisi korban berada di titik yang dalam dan tertimbun.
Petugas terpaksa menggunakan alat berat berupa ekskavator untuk membantu membuka timbunan sampah sebelum jasad korban dapat diangkat dari lokasi.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan bahwa pada hari yang sama tim berhasil menemukan dua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang.
“Ya, sampai dengan hari ini, dari tadi siang ditemukan satu dan tadi nambah lagi satu orang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ujar Desiana, Senin, 10 Maret 2026.
“Kemudian dari korban yang awalnya tadi empat dalam pencarian, dan diketahui bahwa dua orang itu ternyata sudah di rumah dalam keadaan selamat,” ucap Desiana.
Ia menambahkan, identitas korban yang baru ditemukan masih menunggu proses identifikasi dari pihak kepolisian.
Hingga Senin malam, total korban meninggal akibat longsor sampah di TPST Bantargebang tercatat enam orang. Selain itu, enam orang lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.
Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Basarnas, TNI, Polri, serta relawan masih melanjutkan proses pencarian terhadap satu korban lain yang dilaporkan hilang oleh pihak keluarga.
Proses pencarian terus dilakukan dengan menyisir area longsoran dan aliran kali di sekitar lokasi kejadian.






Tinggalkan Balasan