Megapolitan.co – Ketika keluhan tak kunjung didengar, cara ekstrem pun dipilih. Hal inilah yang dilakukan Kepala Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, Sunarso.

Ia membuat publik tercengang dengan aksinya yang tak biasa, mandi lumpur di tengah jalan rusak.

Dengan masih mengenakan seragam dinas, Sunarso sengaja menceburkan diri ke kubangan berlumpur di ruas jalan desa pada Selasa, 20 Januari 2026. Aksi tersebut bukan untuk sensasi, melainkan sindiran keras atas kondisi jalan yang bertahun-tahun dibiarkan rusak tanpa penanganan serius.

Ruas jalan yang diprotes membentang sekitar tujuh kilometer, menghubungkan wilayah Mlale hingga Balai Desa Ngepringan.

Di sejumlah titik, jalan berubah menjadi kubangan, licin, dan berlubang, terutama saat hujan. Kondisi itu disebut kerap menjadi “jebakan” bagi pengendara, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan besar.

Sunarso menyebut perhatian pemerintah selama ini terhenti di wilayah Bayanan. Sementara akses menuju Mlale justru luput dari perbaikan.

Padahal, laporan kecelakaan terus berdatangan, termasuk peristiwa truk terguling akibat jalan yang tak layak dilalui.

Aksi mandi lumpur itu menjadi simbol keputusasaan sekaligus teriakan minta perhatian. Bagi Sunarso, jalan rusak bukan sekadar soal infrastruktur, melainkan ancaman nyata bagi keselamatan warganya.

Lewat aksi nyeleneh tersebut, Sunarso berharap pihak berwenang segera turun tangan, sebelum lumpur dan lubang jalan kembali “menelan” korban berikutnya.

Aksi mandi lumpur Sunarso pun beredar luas di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun priok.id dan mendapat beragam tanggapan warganet.

Namun alih-alih bersimpati, warganet justru berbondong-bondong merujak aksi sang kades.

“Bukannya diperbaiki malah main air,” tulis @awin_dua**.

“Lah kan bapak yang harusnya bertindak,” celetuk @odeng_ali**.

“Sekalian semua bawahannya ajak dong,” sindir @coach_ragajuha**.

“Kepala desa aja bingung mau minta tolong ke siapa,” ucap dz.ali**.

“Awas nanti kalo udah cair jangan dikutit ya,” ketus @fahmichelsea**.

megapolitanco
Editor